Mengapa Islam Gabungkan Kata Iman dan Ilmu ?

Oleh: Ibrahim Ar-Rasyid Ramadhan 
Berbahagialah bagi orang yang beriman dan
terus bertambah kuat imannya dari hari ke hari dan juga senatiasa
diiringi oleh penambahan ilmu, baik itu ilmu syar’i maupun kauniy.
Mengapa demikian? Karena, Allah SWT akan mengangkat derajat orang yang
beriman dan berilmu beberapa derajat lebih tinggi seperti firman-Nya
dalam Alquran surah al-Mujaadilah ayat 11: “Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat.” Subhanallah.

Namun, mengapa Allah
SWT menggandengkan antara kedua kata ini, yaitu iman dan ilmu? Karena
kedua kata tersebut memiliki hubungan satu sama lain yang sangat erat,
di mana jika orang bertambah ilmunya maka semestinya bertambah jugalah
imannya, mirisnya yang sedang banyak terjadi di zaman smartphone
sekarang ini banyak orang yang berilmu tetapi iman mereka berkurang,
mereka meniggalkan kewajiban mereka sebagai hamba Allah SWT terutama di
poin salat lima waktu.

Sepertinya hal tersebut sudah menjadi
sebuah budaya baru bagi para penuntut ilmu di zaman yang serbamodern
ini, khususnya bagi negara kita Indonesia yang di mana penduduk di
negeri khatulistiwa ini mayoritas memeluk agama Allah, yaitu Islam, maka
sangatlah di sayangkan jika seorang penuntut ilmu tak mengerti apa yang
ia dapat dan tak juga mengamalkan apa yang ia pelajari serta tak
menambah keimanannya sedikit pun.

Naudzubillah semoga Allah menjauhkan diri kita semua dan seluruh umat Islam dari hal yang sangat miris tersebut. Amin.

Maka
dari itu marilah kita mulai memuhasabah diri kita dari sekarang,
sudahkah kita menjadi orang yang berilmu dan beriman? Mengapa? Karena
kedua hal tersebut akan bermanfaat bagi diri kita di dunia maupun di
akhirat nanti dan juga barang siapa yang berilmu niscaya Allah SWT dekat
dengannya seperti sabda Rasulullah SAW.

“Tuntutlah
ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza
Wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya
adalah sedekah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam
kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah
keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.”

Sudahlah jelas
firman dan sabda nabi-Nya, maka dari itu mari kita perbaiki iman dan
ilmu kita untuk menjadi hamba Allah SWT yang dekat dan tinggi di
sisi-Nya, dan akan mendapat surga Firdaus kelak di hari akhir nanti.
Jadi tuntutlah ilmu mulai sekarang, kelak akan beguna bagi akhirat dan
dunia kita di masa yang akan datang.

Namun tak cukup hanya dengan
ilmu saja, hiasilah keilmuan dengan keimanan kepada yang Maha Esa Allah
SWT dengan demikian diri dan jiwa kita akan selalu dekat dan selalu
dinaungi perlindungan  Allah SWT.

sumber : republika