Mahasiswa UMY Kunjungi LAZISMU Pusat

JAKARTA – Sebanyak 176 mahasiswa berkunjung ke Lazismu. Rombongan mahasiswa itu dari Program Ekonomi dan Perbankan Islam (EPI), Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang didampingi oleh 8 dosen sebagai pembimbing. Kehadiran mereka disambut antusias oleh jajaran pimpinan eksekutif Lazismu di aula Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah (19/01/2015).
Menurut Kaprodi Perbankan dan Ekonomi Islam, Syarif As’ad, kunjungan mahasiswa kali ini merupakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dalam bentuk kunjungan akademik. “Diharapkan para mahasiswa dapat mengetahui program-program Lazismu yang berkaitan dengan perbankan dan ekonomi Islam,“ katanya.
Program ini sebagai upaya pengenalan dan memperluas wawasan berkenaan dengan konsep dan aplikasi kebijakan-kebijakan manajemen, akuntabilitas dalam lembaga keuangan maupun perusahaan yang saat kunjungan ini berkaca dari lembaga filantropi. Di samping itu, KKL ini dapat mengungkap gagasan-gagasan pemberdayaan Lazismu yang berkaitan dengan enterpreneurship mahasiswa, ungkap Syarif menambahkan. 
Direktur Utama Lazismu, M. Khoirul Muttaqin, mengatakan kedatangan mahasiswa ke Lazismu menjadi sangat relevan. Lebih jauh lagi dari program studi yang beririsan langsung dengan filantropi.“Selepas dari kunjungan ini, mahasiswa dapat melakukan riset terkait dengan wacana zakat dan ekonomi Islam,“ harapnya. Menjelang AFTA 2015, umat Islam dihadapkan pada tantangan besar, bagaimana posisi umat Islam dari sudut pandang ekonomi Islam ini, yang perlu dipikirkan, jelas Khoirul.        
Dalam sesi diskusi, para mahasiswa mengutarakan pertanyaannya seputar saham dan zakat, integrasi filantropi dan masjid, potensi dan persoalan zakat di Indonesia. Termasuk di dalamnya mahasiswa mempertanyakan belum tercapainya target zakat yang dihimpun oleh lembaga-lembaga zakat (filantropi) di Indonesia.
Di penutup acara, Lazismu mengajak para mahasiswa untuk bersinergi dengan Lazismu melalui program-program inovatif. Khoirul mengatakan mahasiswa dapat menelurkan gagasannya sehingga mampu mengaplikasikan keilmuannya untuk pemberdayaan ekonomi Islam. (sp/lazismu.org)