Lazismu Surabaya Bedah Rumah Dhuafa Korban Kebakaran

Malang tak dapat ditentang, musibah pun tak kuasa dibendung. Itulah yang dialami Munasah, Maimunah dan Aminah, ketiganya masih sekeluarga, yang mendiami 3 rumah di Jalan Sutorejo 84 – 86, Mulyorejo, Surabaya. Pada akhir bulan November 2014 lalu, tempat tinggal mereka bertiga habis dilalap si jago merah.
Api dengan cepat membakar seluruh rumah beserta siisnya lantaran lantai 2 pada rumah-rumah tersebut terbuat dari kayu, triplek dan asbes. Beruntunglah api tidak merembet ke tetangga sekitar.
Menurut salah seorang anggota keluarga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik ketika hujan lebat turun pada dini hari. Tak ayal 3 rumah petak yang sangat sempit dan didiami oleh belasan orang anggota keluarga itu hangus terbakar, ambruk dan tak dapat dihuni lagi. Untuk sekedar istirahat dan tidur mereka pun menumpang tinggal di rumah kerabat dan tetangga yang ada di sekitarnya.
Untuk mambantu membangun kembali tempat tinggal mereka, Lazismu Surabaya (26/12/2014) melalui program Benah Rumah Dhuafa memberikan bantuan berupa uang dan bahan bangunan. Bantuan diserahkan oleh Abah Wahid Syukur, Wali Amanah Lazismu Surabaya dan Drs. Sujatno, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, dengan harapan agar rumah mereka segera diperbaiki hingga dapat berteduh dengan layak. (sp/lazismu.org)