Imam Besar Masjid New York Lulusan Ponpes Muhammadiyah Beri Thausyiah AMM Sulsel


Makassar – Diskusi yang diselenggarakan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Sulawesi Selatan kali ini terasa Istimewa, karena dalam kesempatan ini  Ustad Imam Shamsi Ali yang juga merupakan sebagai Imam besar masjid di New York bereksempatan memberikan thausiyah kepada kader muda Muhammadiyah Sulsel


Ustad Imam mengatakan, posisi islam di benua eropa sangatlah merupakan tantangan tersendiri untuk bagaimana tetap menjaga keyakinan.


“Ada berbagai cara yang kooperatif dan simpatik dilakukan. Bahkan saya ketika belum menjadi imam besar di New York juga melalui cara – cara yang simpatik,” ceritanya di depan para mahasiswa dan kader muda Muhammadiyah.
Imam Shamsi Ali menyelesaikan SD di Desa Lembanna, Kec. Kajang, Kab. Bulukumba Sulawesi Selatan, oleh orang tuanya ia dimasukkan ke Pondok Pesantren Muhammadiyah “Darul-Arqam” Makassar.
 
Setelah tamat dari pesantren 1987, Syamsi Ali mengabdikan diri sebagai staf pengajar di almamaternya hingga akhir 1988. Ia mendapat tawaran beasiswa dari Rabithah Alam Islami untuk melanjutkan studi ke Universitas Islam Internasional, Islamabad, Pakistan. Jenjang S1 dalam bidang Tafsir diselesaikan tahun 1992 dan dilanjutkan pada universitas yang sama dan menyelesaikan jenjang S2 dalam bidang Perbandingan Agama pada tahun 1994. Selama studi S2 di Pakistan, Syamsi Ali juga bekerja sebagai staf pengajar pada sekolah Saudi Red Crescent Society di Islamabad. Dari sekolah itulah kemudian mendapat tawaran untuk mengajar pada the Islamic Education Foundation, Jeddah, Arab Saudi pada awal tahun 1995.

Pada musim haji tahun 1996, Syamsi Ali mendapat amanah untuk berceramah di Konsulat Jenderal RI Jeddah di Arab Saudi. Dari sanalah bertemu dengan beberapa jamaah haji luar negeri, termasuk Dubes RI untuk PBB, yang sekaligus menawarkan kepadanya untuk datang ke New York, AS. Tawaran ini kemudian diterima Syamsi Ali dan ia pindah ke New York pada awal tahun 1997.

Sampai sekarang beliau aktif sebagai Imam Besar Masjid New York dan aktif di Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Amerika Serikat. (fjr/sp)