Fahmi Salim Mengusulkan 9 Langkah Strategis Untuk Muhammadiyah

oleh : Fahmi Salim,MA

Khusus bagi Muhammadiyah, saya mengusulkan beberapa langkah strategis:
1. Re-orientasi ideologi para pimpinan dari Pusat hingga Cabang, para pimpinan AUM, PTM, dsb harus mengacu kepada khittah dasar teologi Muhammadiyah yang termaktub di dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah, MKCH, Orientasi Hidup Islami Warga Muhammadiyah.
2. Revitalisasi pengkajian Islam di semua level sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah.
3. Revitalisasi pengkaderan Ulama Tarjih Muhammadiyah.
4. Pembekalan orientasi Islamic Worldview bagi semua guru dan dosen di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
5. Pembekalan teologi HPT dan orientasi Islamic Worldview kepada para dosen yang akan dikirim melanjutkan studi master dan doktor di dalam maupun luar negeri.
6. Penguatan perpustakaan ilmu-ilmu keIslaman dalam 3 bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) di pusat-pusat kajian Islam PTM.
7. Memperkuat kerjasama ilmiah dan kurikulum, serta pertukaran dosen pasca sarjana dengan Universitas Islam Antarbangsa Malaysia, Universitas Al-Azhar Cairo, Universitas Zaituna Tunis, Universitas Ummul Qura Makkah, Universitas Islam Madinah, Universitas King Saud Riyadh.
8. Menyusun ulang kurikulum dan buku ajar bagi mahasiswa S-1, terutama Sejarah Islam (Indonesia dan Dunia) dan Pendidikan Kewarganegaraan, dengan kerangka Islamic Worldview.
9. Majelis Dikti PP Muhammadiyah dituntut tidak lagi melibatkan asistensi lembaga donor seperti The Asia Foundation (salah satu donor besar program liberalisme) dalam penyusunan buku ajar/diktat untuk perguruan tinggi Muhammadiyah. Kita harus mandiri dalam berfikir dan menulis buku ajar. Masih banyak karya-karya bermutu Prof. Dr. HAMKA yang hingga saat ini belum difungsikan maksimal untuk menjadi buku ajar dan kurikulum pendidikan dasar, menengah dan tinggi Muhammadiyah.