Berbagi Kepedulian dan Inspirasi dari Sudut Kampung Kecil Sukoharjo


SUKOHARJO – Dalam mememperingati Milad Kedua, ibu-ibu An-Nisa’ dukuh Ngrombo, Ds. Mertan, Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah berinisiatif mengadakan pengajian akbar dan Pengobatan Gratis, dengan mengundang teman-teman pengajian yang lain serta dengan menghadirkan para tokoh  masyarakat dan tokoh dakwah.
Acara yg digelar atas kerjasama LAZISMU Masjid, Tokoh-Tokoh Muhammadiyah Ranting dan RS. PKU Muhammadiyah Sukoharjo juga mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar. Acara yang dilaksanakan di Masjid Walid Ash-Shoimi ini berlangsung meriah, dengan menampilkan  kreatifitas gerak dan lagu dari TPA AL-AMIN PLUS Ngrombo dan  kreatifitas koor dari pengajian ibu-ibu An-Nisaa’  masjid Al-Amin Ngrombo. Tausiah yang diisi oleh ustadz Yuli Fajar dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Tengah, menambah ilmu kerohanian bagi para peserta pengajian, dengan inti tausiyahnya yang membahas tentang bekal menuju kematian. Bahwasanya, orang yang ingin mati secara khusnul khotimah haruslah membawa tiga bekal, yaitu Taubat, Taat, dan Berbakti kepada kedua orang tua.
Pengajian yang dilaksanakan pada pagi hari ini berlangsung lancar dengan meninggalkan kesan dari beberapa tamu undangan,  “Untuk pengajian dukuh Ngrombo semoga tetap kompak, semangat dalam beribadah dan selalu membuat event-event yang berguna untuk masyarakat.” papar salah seorang KKN Univet Bantara Sukoharjo, selaku KKN yang dahulu pernah mengabdi di dukuh Ngrombo bulan September sampai November 2014 lalu. Pengajian akbar ini sangat diharapkan pula untuk terus dilaksanakan seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Mertan, Heri Purnomo. S.E, dalam sambutannya “Acara ini sangat baik untuk terus dilaksanakan, semoga pengajian an-Nisaa’ bisa membuat Dukuh Ngrombo menjadi masyarakat religius.”
Pengobatan gratis dalam acara ini juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat sekitar, seperti yang disampaikan oleh bapak Haryanto, salah satu pasien pengobatan gratis ini, “Terimakasih kami ucapkan untuk bapak dan ibu dokter yang sudah membantu masyarakat dalam mengobati penyakit yang diderita. Dan kami juga mohon do’anya, semoga dengan pengobatan ini, kami dapat sembuh semua, serta diberi kelancaran dalam acara pengajian ibu-ibu an-Nisaa’.”
Dari acara tersebut, tim medis RS. PKU Muhammadiyah juga berharap kepada warga dukuh Ngrombo, untuk dapat mengadakan pengobatan gratis secara rutin. Dan mengharap partisipasi warga untuk terus mendukung acara pengobatan gratis ini.
“Semoga acara ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan demi kemajuan dakwah di Ngrombo dan sekitarnya. Semoga juga dapat menginspirasi masjid-masjid lain dan saling meningkatkan kerjasama antar masjid demi ukhuwah islamiyah dan kejayaan islam.”Tegas bapak Tukimin selaku takmir masjid dari desa tetangga. Pesan senada juga disampaikan oleh Bayan Sumaryono, supaya pengajian ini dapat menambah semangat dalam melaksanakan ibadah dan meningkatkan kerukunan, kekompakkan dan persaudaraan.
Pengajian ibu-ibu An-Nisaa’ masjid Al-Amin Ngrombo Mertan Bendosari Sukoharjo, adalah salah satu gerakan masyarakat dukuh Ngrombo, Mertan, Bendosari, Sukoharjo yang bergerak dibidang kegamaan dengan melibatkan ibu-ibu sebagai pesertanya dan sebagai pionir perubahan yang menghidupkan TPA, BMT dan LAZISMU. Semuanya kembali untuk berfastabiqul khairat, seperti disampaikan oleh Pembina Pengajian, Bp. Suwarmin. (ferry/sangpencerah.id)