Aisyiyah Bangun Kerjasama Pemda Atasi Penyakit TBC


Lubuk Pakam – Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Deli Serdang (DS)  bersama Pemkab Deli Serdang  membangun komitmen dalam penanggulangan Tuberkulosis  (TB Paru ). Hal itu dimulai dengan diambilnya langkah-langkah advokasi dan kegiatan comunity TB Care Aisyiyah Deli Serdang dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam menyuluh,menemukan terduga dan mendampingi Pasien TB Paru.
Hal itu terungkap ketika  Bupati Deli Serdang  Ashari Tambunan diwakili Kadis Kesehatan Aida Harahap Mars bersama  Direktur RSUD Isnaini Dakhry didampingi Kabag Kesra Gustur Siregar  dan Kabid Yan Informasi Infokom Deli Serdang Srjan Rambe, menerima Audiensi  sekaligus Silaturrahmi  seputar laporan perkembangan  penanggulangan TB Paru di Kabupaten Deli serdang belum lama ini.
Pimpinan Daerah  Aisyiyah  Deli Serdang  Mahanim  yang hadir bersama  Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumut /Kepala SR TB Sumut  Radesnir bersama  anggota, Ketua Tim  Analisa Situasi (Ansit) TB Paru Deli Serdang  dari  UMSU  DR Prawidya  Hariani RS bersama  Ketua  PD Muhammadiyah Deli Serdang   Waluyo menjelaskan  bahwa  Aisyiyah  sejak  tahun 2004 telah bergerak dalam penanggulangan TB secara nasional, baik berbasis komunitas pelayanan kesehatan dengan strategi Dots, penaggulangan TB yang dilakukan oleh Aisyiyah merupakan salah satu bentuk pengabdian organisasi bagi kemanusiaan dalam bidang kesehatan,
sejalan dengan  salah satu  Missi Aisyiyah  adalah meningkatkan dan mengembangkan kegiatan dalam bidang-bidang sosial,kesejahteraan masyarakat,kesehatan dan lingkungan hidup.
Sementara Ketua  Tim  Ansit TB  Prawidya Hariani RS memaparkan   hasil analisa situasi sosial Kesehatan  khususnya TB Paru  di daerah ini bahwa  kerjasama   Aisyiyah dangan Pemkab Deli Serdang  telah berjalan  baik  sekaligus telah disosialisasikan kepada masyaraklat, kedepan kerjasama ini  hendaknya ditingkatkan termasuk peningkatan  anggaran APBD dalam penaggulangan TB Paru di daerah ini, karena penyakit Paru ini bisa menular dan sangat merugikan kepada masyarakat dan diharapkan  ada perda khusus  untuk menaggulangi  TB Paru sehingga  para  penderita  lebih aktif  dan  rutin memeriksakan kesehatannya.
Kadis Kesehatan  Deli Serdang menjelaskan penanganan TB Paru telah berjalan dengan baik  dan dengan adanya kerjasama ini  pasien TB Paru  terlihat sudah menunjukkan  kemandiriannya  ditandai sudah mencari  sendiri  tempat pengobatannya  serta rutin memeriksakannya.  Sementara Ditrektur RSUD  Deli Serdang Isnaini Dakhry menjelaskan bahwa RSUD Deli  Serdang telah membangun  Intalasi TB Paru  secara terpisah dengan poliklinik  penderita yang lain , karena  dikhawatirkan  penularannya ke pasien lain.(sp/waspada)