Ahok Jangan Jadi Pembangkang

JAKARTA – Menteri Perdagangan telah mengeluarkan peraturan menteri (Permen) soal
pelarangan penjualan minuman beralkohol golongan A atau berkadar kurang
dari 5 persen di minimarket. Namun, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja
Poernama (Ahok) seperti kurang mendukung soal permen tersebut.

Menanggapi hal itu Ma’mun Murod Al Barbasy menyatakan bahwa Ahok harus menjalankan peraturan tersebut.

“Permen
itu kan lebih tinggi dari pada pergub. Jadi kalau Ahok tidak setuju dan
melanggar permen tersebut dengan misalnya tetap membolehkan miras hadir
di minimarket itu namanya pembangkangan,” tegas Ma’mun saat dihubungi RMOL Jakarta, Jumat (30/1) malam.

Lebih
lanjut Ma’mun mengatakan, Permen itu dibuat adalah untuk kepentingan
khalayak banyak bukan hanya segelintir kalangan saja, sehingga baiknya
jika hal tersebut ditaati.

Mengenai pengawasan dari pelaksanaan
Permen tersebut di DKI, Ma’mun meminta agar aparat pemerintah daerah
dengan baik melakukan pengawasan. Selain itu pemda, juga harus melakukan
sosialisasi kepada pengelola minimarket.

“Penting juga melakukan
sosialisasi Permen tersebut ke pelaku bisnis yang terkena Permen. Hal
ini agar mereka juga dapat melaksanakan permen itu,” kata dia.

Lebih jauh, Ma’mun menyatakan, bahwa tak hanya aparat pemda, masyarakat juga harus turut serta dalam pengawasan permen tersebut.

“Tentu
aparat pemda harus awasi pelaksanaan permen itu. Masyarakat sebenarnya
bisa juga turut awasi langsung. Tentu dengan mengedepankan budaya non
kekerasan. Kalau ada minimarket yang masih jual, Masyarakat bisa
melaporkan kepada yang berwajib,” imbuhnya. (sp/rmol)