Ahok Akan Bangun Masjid di Balai Kota


Jakarta – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) heran tidak ada masjid di Balai Kota, kantor pemerintahan provinsi Jakarta. Padahal di kantor-kantor walikota, masjidnya bagus-bagus. Maka Ahok berniat membangun masjid di Balai Kota.
“Saya pikir musalanya perlu kita bikin sayembara desain. Apa 2 lantai, kita bangun (masjid),” ujar Ahok dalam sambutan pidato pelantikan 4.676 PNS di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2015).
Ahok menyatakan, masjid tersebut akan dibangun tanpa biaya dari APBD DKI. Biaya pembangunan masjid dari PNS, bahkan Ahok akan menyumbang. 
“Kalau 2 ribu 3 ribu orang, sebulan sumbang Rp 500 ribu, Rp 1 miliar loh kita bisa bangun. Saya akan ikut nyumbang. Saya samain atau lebih tinggi,” kata mantan Bupati Belitung Timur ini. 
“Nah saya lagi berpikir, yang muslim begitu banyak. Saya juga heran gitu di Balai Kota kan besar, tapi saya tidak temukan ada masjid. Biasanya semua kantor, kantor walikota ada dan masjidnya lebih bagus,” ujarnya. 
Namun Ahok tidak akan membangun gereja. Ayah 3 anak ini akan meminta PNS nonmuslim untuk berdoa di rumah saja. 
“Doa saja di rumah, orang gereja kan nggak usah Jumatan,” tutur pria berusia 48 tahun ini. 
Tujuan dibangunnya masjid di Balai Kota, lanjut Ahok, agar PNS-PNS ingat pada Tuhan. “Bahwa kita di bawah sumpah jabatan bukan sumpah main-main,” ucapnya.
Di Balai Kota, hanya ada satu musala yang bernama Musala Fatahillah. PNS dan pejabat lainnya biasanya menggunakan sebuah ruangan di lantai dasar gedung Blok G di sekitar Balai Kota untuk Jumatan. (sp/detik)