Teras Makam Roro Mendut Dihancurkan Karena Jadi Tempat Ritual Seks

Ardian Kresna Bersiap Mengangkat Kembali Sejarah Roro Mendut
Yogyakarta – Setelah dihebohkan dengan ritual seks di Gunung Kemukus, muncul berita wah ada di Sleman. Ritual seks yang dilakukan peziarah di
Makam Roro Mendut, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditentang
oleh warga setempat. Bahkan agar tak lagi jadi tempat mesum, warga
sengaja menghancurkan teras dan tembok yang mengelilingi cungkup makam.

Cungkup
adalah bangunan rumah kecil yang menaungi makam.‎ “Dihancurkan
sama anak-anak sini, belum ada setahun kok. Takut, kan haram,” ujar
salah seorang warga asli setempat. Sedangkan
menurut warga lainnya, Hardo, yang sudah 10 tahun tinggal di desa itu
bercerita, ada seorang peziarah asal Solo yang ingin membangun kembali
kawasan makam itu.

“Tapi sama warga sini nggak boleh, biar saja. Soalnya kalau bagus, nanti didatangi lagi,” kata Hardo.

Hardo
mengatakan, seluruh peziarah yang datang ke makam itu adalah warga dari
luar daerah. “Kalau warga sini sama sekali nggak ada yang ke situ,”
imbuhnya.

Cungkup makam memang tampak tak terawat. Sudut-sudut dindingnya retak. Dan beberapa sisinya menghijau karena lumut

Terdapat dua makam di dalam cungkup tersebut. Selain makam Roro Mendut,
ada makam Pronocitro. Namun, dua nisannya ditumpuk sehingga tingginya
mencapai sekitar 1 meter.

Di atas nisan, terdapat kelambu dari
kain kafan putih. Meski di bagian luarnya cungkup telah hancur dan
bagaikan lama tak tersentuh, namun sore itu di dalam cungkup tampak
sisa-sisa ritual berupa bunga tabur yang masih segar ditaruh di atas
selembar daun pisang

Seorang warga yang tinggal sejauh 50 meter
dari makam, Eko mengaku masih ada saja yang datang ke makam itu. Salah
satu ritual yang dipercaya menjadi syarat agar dikabulkannya permohonan
adalah ritual seks.

“Iya ada (ritual seks). ‎Tapi mboten kaliyan garwane nggih (Tapi bukan dengan istri atau suaminya, ya),”‎ kata Eko.

Tak
jelas asal usul makam itu dan bagaimana bisa disebut sebagai makam Roro
Mendut dan Pronocitro. Para penduduk sekitar juga tak tahu.(sp/detik)