Nama-nama Ketua Muhammadiyah Sulsel dari Masa ke Masa

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan adalah tuan rumah Muktamar Muhammadiyah 2015. Penetapan sebagai tuan rumah ini bukan tanpa alasan, karena sejarah mencatat bahwa Muhammadiyah telah hadir dan berkembang sejak tahun 1926 (sebagai Cabang, berdiri sebagai Wilayah mulai pada tahun 1931) dan tetap eksis hingga kini sampai menjadi organisasi Islam terbesar saat ini di provinsi beribu kotakan Makassar. Tentu saja dibalik sejarah panjang dalam mempertahankan eksistensinya tersebut, ada figur pemimpin yang mewakili generasinya masing-masing. Berikut ini adalah Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan dari generasi ke genarasi hingga sekarang :

·         K.H. ABDULLAH:
Consoel Moehammadijah Celebes Selatan 1931-1938
·         HAJI ANDI SEWANG DAENG MUNTU:
Consoel Moehammadijah Celebes Selatan 1938-1957
·         H. KURAISY DJAILANI:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1957-1966
·         H. ABDUL WAHAB RADJAB:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1966-1971
·         K.H. MUHAMMAD AKIB:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1968-1971
·         K.H. ABDUL DJABBAR ASHIRY:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1971 – 1975
·         H. AHMAD MAKARAUSU AMANSYAH:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1975-1977
·         DRS. MUHAMMAD SALEH HAMDANI:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1977-1980
·         K.H. MUHAMMAD SANUSI MAGGU:
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan 1980-1984
·         K.H. DJAMALUDDIN AMIEN, BA
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan, 1984-2000)
·         Drs. K.H. NASRUDDIN RAZAK
Ketua Muhammadiyah Sulawesi Selatan, 2000-2005
·         Drs. K.H. BAHARUDDIN PAGIM
Ketua Muhammadiyah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, 2005-2010)
·         Dr. H. MUHAMMAD ALWI UDDIN, M. Ag
Ketua Muhammadiyah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, 2010-Sekarang)

Untuk lebih lengkap terkait profil dari ketua-ketua tersebut beserta perkembangan Muhammadiyah di daerah-daerah se-Sulawesi Selatan beserta profil dan kiprah pimpinan daerah di 23 kabupaten dan kota, nantikan bukunya yang akan diluncurkan pada pelaksanaan Muktamar Abad kedua Muhammadiyah Agustus 2015 mendatang. (sp/kasri/khittah)