Muhammad Hatta dan Habibie Dapat Penghargaan dari KPU

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan penghargaan lifetime
achievement terhadap dua tokoh bangsa Muhammad Hatta dan BJ Habibie.
Penghargaan ini pun diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Ecopark
Ancol, Jakarta Utara, Rabu (17/12/2014).

“Kami berikan penghargaan
khusus lifetime achievement terhadap dua tokoh bangsa yang dudukan
fondasi demokrasi di Indonesia dan pelihara demokrasi di Indonesia,”
kata Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam acara Rapat Koordinasi Nasional
KPU, KPU/KIP Provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

 
Husni mengatakan, Bung Hatta mendapatkan penghargaan atas kebijakan
yang ia ambil saat menjabat menjadi Wakil Presiden RI pertama. Saat itu,
Bung Hatta menerbitkan Maklumat Wapres No. X. Sedangkan, BJ Habibie
mendapatkan penghargaan atas jasanya yang memastikan percepatan pemilu
1999 jadi resolusi bangsa sebagai bingkai NKRI.

“Karena kondisi
kesehatan beliau yang perlu perawatan khusus maka tak bisa hadir dan
kami akan mengantarkannya dan beliau berkenan menerima,” kata Husni.

Tak
hanya dua tokoh bangsa yang mendapatkan penghargaan, KPU juga
memberikan apresiasi kepada anggotanya yang memiliki kinerja baik serta
anggota yang meninggal saat bertugas. Berdasarkan catatannya, terdapat
157 anggota KPU yang meninggal dalam proses Pemilu 2014.

“Sesuai
aturan perundangan, kami hanya mampu beri surat penghargaan dan ucapan
terima kasih. Kalau pemerintah mau beri santunan, alangkah terima kasih
kami,” ucap Husni.

Husni mengatakan, meskipun KPU memiliki
anggaran untuk memberikan santunan kepada anggota yang meninggal saat
bertugas, namun KPU terhalang memberikan santunan karena tak memiliki
nomenklatur. “Anggaran ada tapi nomenklaturnya tidak. Kami nggak berani
kalau tak ada nomenklatur,” katanya.

Wapres JK pun berjanji akan
mengupayakan solusi untuk penghargaan kepada anggota KPU yang meninggal
saat bertugas. “Apa yang disampaikan tadi penghargaan akan kita
bicarakan solusinya. Kalau hanya n‎omenklatur itu gampang,” ucap JK.