Mahasiswa Muhammadiyah Semarang Galang Dana Untuk Korban Longsor Banjarnegara

SEMARANG – Puluhan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Semarang melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam tanah longsor yang terjadi Banjarnegara, Jawa Tengah.

Aksi penggalangan dana itu difokuskan di lima titik jalan di Kota Semarang, seperti di perempatan Jalan Pahlawan, Taman Keluarga Berencana, Jalan Menteri Supeno, kawasan Tugu Muda, Stasiun Poncol, dan pasar-pasar tradisional di Pedurungan.

Koordinator Aksi Penggalangan Dana Bantuan Nur Kholis mengatakan, tujuan utama aksi sosial yang dilakukan adalah untuk membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana tanah longsor.

“Selain itu juga sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” katanya, kepada wartawan, Senin (15/12/2014).

Mahasiswa juga menerima bantuan obat-obatan dan makanan untuk disalurkan kepada korban tanah longsor di Banjarnegara. “Bantuan dari masyarakat berupa obat-obatan dan makanan dapat diberikan di kampus Unimus Semarang,” ungkapnya.

Muhammadiyah sendiri melalui MDMC telah membuka Posko Bantuan Korban Bencana Longsor Banjarnegara di Mts Muhammadiyah Karangkobar Banjarnegara tak jauh dari titik lokasi bencana

Seperti diberitakan sebelumnya, pengungsi korban longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah, kekurangan logistik. Hingga kini, jumlah korban longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 51 orang tewas. Jumlah itu diperkirakan masih terus bertambah.