Jokowi Kunjungi Kantor PBNU dan Muhammadiyah untuk Minta Fatwa


Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, untuk meminta pendapat mengenai eksekusi mati untuk pelaku kejahatan narkoba. Setelah mendapat dukungan dari PBNU, Muhammadiyah juga menyatakan dukungannya.
“Kami mendukung apa yang disampaikan bapak presiden. Muhammadiyah mendukung sepenuhnya dilaksanakan hukuman mati terhadap kejahatan narkoba,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Malik Fajar, usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Kantor Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2014).
Pertimbangan Muhammadiyah menyetujui hukuman mati bagi pelaku kejahatan narkoba, karena narkoba dinilai banyak merusak tata kehidupan dan peradaban manusia. Terutama generasi yang akan datang.
Sebelumnya, Ketua PBNU Said Aqil Siradj menyatakan dukungannya kepada pemerintah dalam memberantas narkoba. PBNU juga menyatakan dukungannya kepada pemerintah untuk memberikan hukuman mati kepada pengedar narkoba.
“Hukuman mati terhadap pengedar apalagi produsen kami dukung, tapi bukan pengguna ya,” ungkap Said. (sp/metrotv)