Inilah Manfaat Puasa dari Temuan Peneliti Barat

Menjadi kewajiban untuk setiap Muslim berpuasa di bulan suci
Ramadhan. Rasulullah SAW pun mengajarkan setiap Muslim memperkuatnya
dengan berpuasa sunnah.
Anjuran ini tentu memiliki alasan kuat. Selain untuk memperkuat iman juga menjaga kesehatan. Bagaimana pendapat peneliti Barat?

Para peneliti di University of Southern California,
mengungkap puasa selama tiga hari menumbuhkan sistem kekebalan tubuh
secara menyeluruh, bahkan kepada orang lanjut usia. Ini karena, puasa
membantu sel-sel induk pada tubuh memproduksi sel-sel darah putih segar.

Mereka
menambahkan puasa juga bermanfaat bagi individu yang menderita kelainan
sistem kekebalan tubuh. Termasuk juga, pasien yang tengah menjalani
kemoterapi.

“Puasa memberikan sinyal ‘OK’ untuk sel-sel induk
untuk terus maju dan berkembang biak mulai dan membangun kembali seluruh
sistem,” Prof. Valter Longo, Profesor Gerontology dan Biological Sciences di University of Southern California, seperti dilansir Muslimvillage, Rabu (17/12/2014).

Longo
mengatakan, pada saat berpuasa, sel-sel tubuh yang rusak diperbaiki.
Dengan begitu, secara harfiah, tubuh membentuk sistem kekebalan yang
baru.

Selama uji coba studi, relawan diminta berpuasa secara teraturantara 2-4 hari selama 6 bulan. (sp/rol)