Berkurbanlah Setulus Hati Dengan Harta Terbaik

 
oleh: Ustadz Fahmi Salim, MA

Dan Telah kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, Maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan Telah terikat). Kemudian apabila Telah roboh (mati), Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah kami Telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, Mudah-mudahan kamu bersyukur. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah Telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (Al-Qur’an, Surah Al-Hajj: 36-37)


Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. MakaDirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. (Al-Qur’an, Surah Al-Kautsar: 1-3)
 
Dari Sayyidah ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, sesungguhnya NABI SHALLALLAHU ‘ALAYH WA SALLAM bersabda:
 
“Tiada satu perbuatan yang dilakukan seorang manusia pada hari Nahr (Idul Adha) lebih dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dari mengucurkan darah hewan ternak (berkurban); sungguh hewan kurban itu pada hari kiamat akan datang dengan tanduk-tanduknya, bulunya, kukunya, dan sungguh darah itu telah diterima oleh Allah Ta’ala di suatu tempat sebelum darah itu jatuh ke tanah. Maka berkurbanlah dengan sepenuh hati dan dari harta yang terbaik” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)