Anies Bawesdan Tantang SMK Muhammadiyah Bikin Kapal

JAKARTA- Presiden Joko Widodo berupaya untuk
mewujudkan kedaulatan negara dengan memperkuat poros maritim. Langkah
tersebut diupayakan dengan memperkuat inftrastruktur di daerah
teritorial Indonesia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan
mengatakan visi tersebut bisa diwujudkan oleh bangsa dengan dukungan
semua pihak termasuk dari seluruh siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Ia
berpendapat, selama ini bangsa Indonesia kurang cepat dalam berkompetisi
dalam produksi alat trasportasi.
Anies meminta, keberhasilan
siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam membuat mobil hemat
energi dan ramah lingkungan seharusnya bisa ditingkatkan dengan membuat
kapal. Anies berpendapat, pembuatan kapal dari produksi dalam negeri
bertujuan untuk mengantisipasi tantangan global.
“Ini tidak harus
semua dengan membuat mobil karena kebutuhan produk yang sangat banyak.
Siswa bisa membuat kapal untuk memperkuat kedaulatan maritim,”kata Anies
di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Menteng, Jumat (19/12/2014).
Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menuturkan,
pemerintah terus mendorong masyarakat dan dunia pendidikan untuk
membuat orientasi bangsa tentang basis negara maritim. Rencananya,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengupayakan Sekolah Menengah
Kejuruan dengan basis maritim.
“Ini perlu dilakukan karena produk
kita tidak ketinggalan dan kedaulatan maritim kita bisa
diwujudkan,”kata penggagas program Indonesia Mengajar itu.
Sebelumnya dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang, Jawa Timur dan Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah
Haurgeulis, Jawa Barat yang berhasil meluncurkan mobil tenaga surya.
Peluncuran mobil ini bertujuan untuk memberikan solusi atas kelangkaan
energi dan kerusakan lingkungan akibat gas buang transportasi.(sp/tribbun)