5 Strategi Freemasonry Menghancurkan Negara

oleh : Abu Deedat
Al Qur’an
banyak mengungkap karakteristik Yahudi, antara lain sebagai orang yang
keras permusuhan terhadap orang yang beriman, suka mengubah-ubah firman
Allah, rakus, suka memakan riba, sombong dan mempunyai sikap keras
kepala. Allah SWT berfirman sebagai berikut, “Sesungguhnya kamu
dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang
yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.”
(QS. al-Maidah : 82).
Salah satu
cara yang umum dilakukan Freemasonry Yahudi dalam melakukan penjajahan
fisik maupun perusakan moral untuk menaklukkan dunia dan menghancurkan
suatu negara/bangsa yaitu, “Tawarkan pinjaman kepada suatu negara,
kalau negara itu menerima tawaran pinjaman, maka jadikanlah seluruh
bangsa (penduduknya) menjadi budak dan bekerja rodi kepadamu
”.
Hal itu
dilakukan dengan diantaranya lewat strategi pemiskinan melalui pinjaman
utang luar-negeri, senjatanya yaitu IMF dan Bank Dunia; penguasaan
kekayaan alam yang ada di negeri-negeri muslim; penguasaan aset-aset
ekonomi; penguasaan aset-aset informasi; penguasaan sistem politik &
hukum; dan penghancuran moral suatu bangsa melalui narkoba, obat bius
dan korupsi.
Sedangkan
untuk menghancurkan agama, yaitu dengan mengembangkan dan membuat
agama-agama tandingan, membuat paham dan aliran-aliran sesat,
mengembangkan paham pluralisme agama dan liberal, melakukan perusakan
moral lewat narkoba dan pornografi.
Apakah Indonesia ini termasuk target yang akan dihancurkan? Simak pernyataan berikut: “Indonesia
dijerat utang untuk dijajah” Bangkrutkan negara dan sengsarakan
rakyatnya. Semakin besar pinjamannya semakin bagus karena semakin
menyengsarakan rakyat dan semakin mudah untuk mengendalikan negeri itu,”
demikian tulis John Perkins
.
Dari
berbagai sumber, setidaknya ada 10 (sepuluh) program Freemasonry di
dalam menghancurkan agama dan menaklukkan dunia, ternyata ke sepuluh
program ini semuanya sudah masuk dan terjadi di negeri kita ini. Namun
yang akan kita bahas hanya 5 (lima) program, yaitu Program Parokim, Libarim, Protokol, Gorgah dan Qornun.
  1. Didalam freemasonry ada Program yang dinamakan Parokim, yaitu
    membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan; Mengembangkan
    freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetapi tidak
    terlepas dari asas dan tujuan freemasonry; mendukung teori-teori yang
    bertentangan; Membangkitkan churafat agama. Harus memperalat pimpinan pemerintahan suatu
    negara dengan cara apapun termasuk dengan uang suap (korupsi) dan
    wanita cantik. Mendirikan sekolah khusus untuk mendidik mahasiswa
    terpilih dari setiap negara. Guru-guru kelompok ini harus benar-benar mendidik, mendoktrin dan mencuci otak mereka agar berpikiran freemasonry murni.
    Jika mereka kembali ke negerinya, himpunan freemasonry berusaha keras
    untuk menempatkan mereka ke posisi atas dan penting agar mereka menjadi
    pelaksana kebijaksanaan yang sudah digariskan. Freemasonry harus
    menguasai seluruh media massa yang berpengaruh.
  2. Program freemasonry yang dinamakan Protokol. Protokol ini khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (zionisme), yaitu program Yahudi untuk menguasai dunia, dan menghancurkan negara diantaranya melalui penghancuran ekonomi suatu negara sehingga negara itu tergantung kepada Yahudi; Penghancuran moral suatu bangsa; Meruntuhkan pemerintahan suatu negara yang membenci yahudi
    dengan mengangkat Penguasa Baru (Penguasa Boneka) yang dapat
    dipermainkan Yahudi. Dengan program protokol itu bangsa Yahudi dapat
    menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur politik dunia dan penerangan
    seluruh dunia, sehingga seluruh bangsa akan tunduk kepada isme-isme
    Yahudi, dan akhirnya bangsa Yahudi mendirikan Israel Raya dan didukung
    oleh negara-negara yang telah diperbudaknya.
  3. Program freemasonry yang dinamakan Gorgah. Program ini untuk merusak para pemimpin negara, agama dan partai, mereka harus dijerumuskan ke dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan, “jadikanlah perempuan cantik itu untuk alat sesuatu permainan siasat.” Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika terjerat, namanya disiarkan sehingga kehormatannya jatuh. Menyebarkan agen Kasisah, yakni intelijen freemasonry, untuk menghancurkan martabat lawan di tempat-tempat maksiat. Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat bius. Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern yang didalamnya penuh dengan pemalsuan dan kelicikan yang menguntungkan Yahudi.
  4. Program freemasonry yang dinamakan Qornun, yaitu orang-orang terpilih yang berbahaya bagi freemasonry didukung agar menjadi kaya raya sehingga ia bergelimang harta, tetapi akhirnya ia diperas oleh suruhan freemasonry dengan halus. Memberi dana bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani dan sebagainya sehingga mereka akan sibuk dalam keduniaan. Lawan-lawan freemasonry agar terjerat riba dari Bank Freemason. Menghasut dan memberi jalan dengn berbagai siasat, agar para pejabat bank di luar Bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank itu hancur.
    Kelak bank itu dibantu oleh Bank Freemasonry dengan ikatan kuat. Bank
    itu berdiri kembali dengan 75% modal Yahudi. Kemudian pemimpin bank dan
    karyawan bank tersebut diberi ajaran freemasonry dan sebagian menjadi
    anggotanya.
  5. Program freemasonry yang dinamakan Libarim, yaitu melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual. Persamaan hak laki-laki dan perempuan (kesetaraan gender) dalam hal waris dan pakaian. Menghapus hukum yang melarang kawin lintas agama,
    untuk melahirkan generasi bebas agama (mengembangkan paham
    pluralisme,liberalisme agama). Pengembangan pendidikan seks di
    sekolah-sekolah. Menggembalakan pemuda-pemudi goyim ke alam khayali, dunia musik dan narkoba. memperbanyak Bat Satan (Rumah Setan) di setiap tempat untuk menampung pemuda-pemudi dalam alamnya. Mengorganisir kaum Gay, Lutherian dan Lesbian serta pengakuan hak mereka dalam hukum (menghalalkan perkawinan sesama jenis).

Kalau
kita cermati dari program freemasonry tersebut di atas, maka maraknya
korupsi dan narkoba serta banyaknya kasus kerusakan moral di Indonesia,
disadari atau tidak karena Indonesia menjadi target utama untuk dijajah
dan dihancurkan.
Kesimpulan
  1. Indonesia sebenarnya bukan negara
    miskin tapi negara kaya yang memiliki sumber daya alam yang luas,
    memiliki aset-aset ekonomi, memiliki aset-aset informasi.
  2. Karena Indonesia negeri Muslim
    terbesar di dunia dan memiliki sumber daya alam yang luas, maka ini
    harus dihancurkan melalui pemiskinan lewat pinjaman utang luar negeri
    (utang Indonesia tahun 2012 sebesar Rp. 1.975,62 triliun, ini lebih
    besar daripada Anggaran Negara tahun 2013). Dan kekayaan alam yang ada
    dijadikan jaminannya (sehingga semua kekayaan alam dikelola oleh bangsa
    [perusahaan] asing), penjualan aset-aset ekonomi (aset negara/nasional)
    dijual untuk bayar utang. Sementara hasil pinjaman utang dikorupsi dari
    atas dan bawah.
  3. Untuk menghancurkan negara/moral suatu bangsa yaitu melalui seks, obat bius (narkoba), melalui suap dan korupsi.

Mudah-mudahan
para pemimpin bangsa, tokoh politik dan tokoh agama sadar, ini
merupakan problem kita bersama. Oleh karena itu, kita harus hadapi
bersama agar Indonesia lepas dari kehancuran dan keterpurukan.

referensi : islamaktual.co.id