Pemuda Muhammadiyah Tidak Akan Tinggal Diam Ayahanda Amien Rais Diteror

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengecam aksi teror oleh orang tak dikenal kepada mantan Ketua MPR, Prof. Dr. Amien Rais. 


Bagi Dahnil, teror berupa penembakan di rumah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengisyaratkan ada pihak-pihak yang tidak siap dengan perbedaan sikap politik. Makanya, teror tersebut juga ancaman terhadap demokrasi. 


“Bagi, saya insiden penembakan di rumah Prof. Dr. Amien Rais tersebut adalah teror bagi demokrasi, dan tidak bisa dianggap enteng,” tegas Dahnil (Kamis, 6/11).


Makanya, Polisi harus segera menyelidiki dan menangkap pelaku teror tersebut. “Jangan sampai keberhasilan demokrasi damai yang sudah terbangun justru dirusak oleh mereka yang merasa kalah dalam kontestasi dan aksi-aksi politik,” tekan dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten ini. 


Karena aksi politik adalah sah dilakukan di alam demokrasi, tetapi teror dan kekerasan adalah musuh demokrasi itu sendiri.


“Jadi sekali lagi kami meminta polisi segera menuntaskan teror ini. Kami Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan terus mengawal kasus ini. Kami tidak akan berdiam diri orang tua kami, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah diperlakukan seperti itu,” tandas Dahnil.

Sementara itu di tempat terpisah Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY sangat memprihatinkan kejadian tersebut.
Menurut Ketua PW Pemuda Muhamamdiyah Jogjakarta Ridwah Furqoni ” Amin Rais adalah mantan Ketua MPR RI, tokoh reformasi yang jasanya sangat besar bagi bangsa ini, beliau juga mantan ketua Umum PP Muhammadiyah, salah satu ormas terbesar yang perannya membangun bangsa ini tak diragukan lagi.”
Kejadian ini memberikan gambaran bahwa sebagian masyarakat kita kurang bisa menghargai tokoh kita. Penembakan ini adalah teror yang tidak seharusnya terjadi, Kami berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas masalah ini tanpa menunggu desakan dari banyak pihak. Jika ini tidak dilakukan maka terror-teror berikutnya bisa saja akan menimpa tokoh-tokoh yang lain, karena itu tindakan kepolisisan sebaiknya sesegera mungkin.
PW PM DIY berharap seperti apapun situasi politik terjadi dan berjalan, akhlaq mulia tetap dikedepankan. Akhlaq inilah yang menjadi cermin kedewasaan kita dalam berbangsa.(rmol/sp)