Pemuda Muhammadiyah Harus Berperan Untuk Ummat dan Bangsa

Sangpencerah-Pemuda Muhammadiyah harus semakin menunjukkan perannya dalam kehidupan sosial, keummatan, kemasyarakatan, dan kebangsaan.


Harapan itu disampaikan mantan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay di Jakarta.(29/11/2014)


Ia mengatakan, masih banyak ”pekerjaan rumah” yang harus dituntaskan oleh salah satu organisasi sayap Muhammadiyah ini. Sebagai organisasi dakwah kepemudaan, menurut dia, para kader Pemuda Muhammadiyah diharapkan semakin mampu mengasah sensitivitasnya dalam melihat berbagai persoalan bangsa.


Saleh mengatakan, persoalan kemiskinan, kebodohan, penyakit, dan bencana alam merupakan masalah nasional yang harus ditangani secara serius. Karena itu, ia berharap, di bawah kepemimpinan Dahnil Anzar Simanjuntak, Pemuda Muhammadiyah bisa memberi kontribusi positif dalam menuntaskan berbagai persoalan tersebut. 


Saleh juga berharap, Pemuda Muhammadiyah harus hadir di berbagai tempat untuk memberikan advokasi kepada masyarakat, khususnya ketika pemerintah sering sekali absen. “Dengan seluruh jaringan yang dimiliki di seluruh Indonesia, Pemuda Muhammadiyah merupakan kekuatan besar yang dapat memberdayakan potensi umat dan bangsa.”


Ia juga meminta Pemuda Muhammadiyah untuk memerhatikan perkembangan di kawasan regional dan global. Apalagi, pada 2015, Masyarakat Ekonomi ASEAN resmi diberlakukan. Hal itu berarti Pemuda Muhammadiyah harus ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas para pemuda Indonesia agar bisa berkompetisi dengan para pemuda lain di kawasan ASEAN. 


”Hal ini sangat diperlukan agar Indonesia tidak tertinggal dengan negara-negara lain,” katanya.


Terkait penyelenggaraan Muktamar XVI Pemuda Muhammadiyah di Padang yang berakhir Ahad (23/11), Saleh menyebut ada tiga hal yang harus disyukuri. Pertama, muktamar berlangsung damai, tenteram, sejuk, dan bermartabat. 


Kedua, laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan PP Pemuda Muhammadiyah 2010-2014 yang dia pimpin diterima secara aklamasi oleh peserta muktamar. Ketiga, muktamar berhasil mengambil keputusan strategis berupa rekomendasi, program kerja, dan memilih ketua umum serta formatur secara baik. 


“Sejalan dengan itu, saya mengucapkan selamat kepada ketua umum baru, yakni Dahnil Anzar Simanjuntak, atas amanah yang diberikan oleh para muktamirin.(rol/sp)