Muhammadiyah Sulawesi Selatan Kehilangan Ulama Kharismatik KH. Djamaluddin

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Sulawesi Selatan kehilangan ulama kharismatiknya, KH Djamaluddin Amien (84), meninggal dunia di RSPP Unhas, Tamalanrea, Makassar, pukul 16.00 wita, Minggu (16/11/2014).


Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ini sempat  dirawat di Private Care Center (PCC) Rumah Sakit Umum Pusat Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, karena komplikasi penyakit dalam yang dideritanya setahun terakhir.


Kepergian almarhum adalah duka banyak kalangan di Sulsel khususnya warga Muhammadiyah Sulsel. Ketua Dewan Penasihat PW Muhammadiyah Sulsel tersebut dikenal sebagai tokoh ulama moderat yang intelektual. Gigih mengajar dan berda’wah meski lanjut usia.


KH Djamaluddin Amien termasuk kiai sepuh Muhammadiyah dan muballigh yang getol mengajarkan ilmu keislaman.


Dua dekade menjabat sebagai Ketua PW Muhammadiyah Sulsel. Kh Djamaluddin juga sempat menjabat sebagai Rektor Unismuh Makassar dan masih aktif berdakwah sebelum berpulang.


Kepergian Kiyai Djamaluddin adalah duka banyak kalangan di Sulsel. Betapa tidak, Kiyai Djamaluddin, giat mengajar ilmu agama meski sudah tua.


“Tetap teguh, giat mengajar, da’wah. Itu yang dikagumi dari Pak Kiyai. Beliau betul-betul ikhlas berbuat untuk membina generasi bangsa ini. Sering Tokoh dan masyarakat datangi Pak Kiyai untuk minta nasihat.

Kehilangan Ulama kharismatik tidak hanya dirasakan oleh warga Muhamamdiyah Sulsel, berbagai kalangan juga menyampaikan ungkapan duka diantaranya dari IPNU Sulsel  dan Mantan Walikota Makassar


Mantan Walikota Makassar Ilham Arief Siradjudin mengatakan ” Kiyai Djamaluddin adalah sosok tokoh yang patut menjadi panutan dan terbilang langka di Sulsel.”


“Beliau sederhana dan sangat familiar . Jujur, pesan-pesan almarhum adalah semangat saya selama ini.


Jenazah almarhum KH Djamaluddin Amien akan disemayamkan di rumah duka di Jl Talasalapang No 43, Makassar, Minggu (16/121/2014) sore ini. Kiai kharismatik Sulsel ini meninggal dunia di PCC RSUP Wahidin Sudirohusodo sore ini.


Anak almarhum, Ashabul Kahfi, mengatakan jenazah Kiai Djamal rencananya dimakamkan di Kabupaten Bantaeng, Senin (17/11/2014) besok pagi.


Sebelum dibawa ke Bantaeng, jenazah akan disalatkan di masjid kompleks Unismuh Jl Sultan Alauddin.

Selama berdakwah , ceramah dan nasehat KH Djamaludin sering dijadikan pegangan dan motivasi ummat islam di Makassar, nasehat – nasehat Beliau  selama berdakwah bisa kita baca di ebook pada link berikut ini : Kumpulan Nasihat KH Djamaludin

Selamat Jalan Pak Kiyai , Allahummaghfirlahu warhamhu wa `afihi wa`fu `anhu (trb/sp)