MPK PDM Kabupaten Bogor Adakan Temu Kader Muda

Leuwiliang Bogor – Pada hari Sabtu (23/11) MPK PDM Kabupaten Bogor adakan kegiatan temu kader muda. Kegiatan ini dihadiri Angkatan Muda Muhammadiyah yang terdiri dari IPM, IMM, PM dan NA Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertempat di kediaman KH. Adang Komarudin pendiri Muhammadiyah di Kabupaten Bogor. Acara dimulai dengan taushiyah yang diberikan oleh KH. Adang Komarudin dan dilanjut dengan forum diskusi.  Temu kader ini diharapkan menjadi ajang silaturahim dan konsolidasi AMM Kabupaten Bogor.
Dalam Taushiyahnya KH. Adang Komarudin menjelaskan 11 poin yang berkaitan dengan perkaderan:
1. Kader : a. Tenaga inti sebuah pasukan b. “Beton bertulang” dari sebuah bangunan c. “Essential force” bagi suatu organisasi.
2. Tugas pokok seorang kader sebagai: Pelopor, Pelangsung dan Penyempurna
3. Suatu organisasi tanpa kader atau bahkan negara, bisa goyang, bisa tumbang bahkan bisa hilang
4. Jadi, kader bukan hanya harus ada, tapi harus banyak dan berkualitas
5. Muhammadiyah harus mampu mencetak: a. Essential force (tenaga inti) dan b. First Reserve (tenaga cadangan)
6. Bila senior-senior dalam suatu organisasi malas mencetak kader baru atau bahkan apatis, maka tunggulah saat kehancurannya
7. Perjuangan adalah merebut kemenangan. Dan kemenangan perdana haruslah keberhasilan mecetak kader-kader
8. Harus selalu diingat bahwa sejarah adalah kisahnya para pemenang (history is the story of the winners)
9. Kegagalan mencetak kader sama dengan bunuh diri, dan bunuh diri adalah perbuatan dosa
10. Siklus kehidupan adalah patah tumbuh hilang berganti, sedangkan motto perkaderan adalah sebelum patah sudah tumbuh dan sebelum hilang sudah berganti
11. Usaha dan cara mencetak kader organisasi Muhammadiyah terutama di kalangan pelajar, pemuda dan mahasiswa antara lain:
a. Tingkatkan dan intensifkan mutu “ISMUBA”
b. Selenggarakan TC-TC upgrading, Baitul Arqam, Darul Arqam di kalangan angkatan muda dan anggota Muhammadiyah
c. Ikutsertakan dan aktifkan mereka dalam organisasi IPM, IMM, PM, NA, HW dan Muhammadiyah
d. Rekrut mereka dalam calon pimpinan Muhammadiyah
e. Percayakan (kalau sudah memungkinkan) untuk menangani salah satu AUM yang ada
f. Pimpinan Muhammadiyah, guru Muhammadiyah dan aktifis senior Muhammadiyah harus memberikan teladan bagi mereka
g. Libatkan mereka dalam penyelenggaraan hari-hari besar Islam dan hari bersejarah Muhammadiyah
h. Alokasikan dana bagi pembinaan mnereka secara terprogram
Lalu KH. Adang pun membuat sebuah puisi mengenai profil seorang kader:
Pemuda Kader
Pemuda kader
Iman taqwana bener
Otakna pinter
Hatena oge teger
Pemuda kader
Sumanget tetep seger
Gawena singer
Tara gampang ngeleper
Awakna cageur
Parangena bageur
Ngomongna beuneur
Bisa jadi beubeur