Inilah Alasan Jepang Bangun Banyak Mushalla

Jepang– Keberadaan wisatawan Muslim mulai menyebar ke penjuru dunia. Salah satunya di Jepang, negara yang warganya banyak yang tidak beragama. Pemerintah Jepang mulai melirik wisatawan Muslim yang
mayoritas dari Indonesia dan Malaysia. Bahkan, untuk mempromosikan
pariwisatanya kepada kaum Muslim, Jepang gencar membuat negara mereka
menjadi lebih ramah bagi turis beragama Islam yang sebagian besar datang
dari Indonesia dan Malaysia.
Saat ini, Jepang mulai gencar membangun musholla di pusat
perbelanjaan populer seperti Takashimaya, hingga menambah restoran yang
menjajakan menu halal, seperti dilaporkan kantor berita AP pada Selasa
(11/11/2014).
Strategi ini dinilai penting untuk mengundang lebih banyak wisatawan
Muslim untuk datang ke Jepang. Berdasarkan catatan pemerintah Jepang,
jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Jepang pada mulai Januari hingga
September 2014 mencapai 9,7 juta orang.
Di antara 9,7 juta itu, 158.500 wisatawan berasal dari Malaysia dan Indonesia menyumbang 111.400 orang wisatawan.
Untuk menggenjot kedatangan lebih banyak lagi turis Muslim, maka
mulai 2013, Jepang memberikan fasilitas bebas visa untuk visa kunjungan
wisata ke Jepang. Sedangkan kelonggaran visa turis untuk Indonesia
berlaku pada 1 Desember.
Bahkan ada fasilitas bebas visa turis dengan memiliki persyaratan berikut ini:
1. Paspor yang bisa mendapat fasilitas bebas visa adalah e-passport
atau paspor yang memiliki IC chip di dalamnya. Persyaratan ini agar
paspor dapat dibaca oleh komputer di imigrasi bandara-bandara Jepang.
2. Paspor itu pun harus didaftarkan terlebih dahulu di Kedutaan Besar
Jepang untuk perjalanan bebas visa ke Jepang yang pertama kalinya.(sp/mch/islampos)