Muhammad Arsyad (MA) adalah Jama’ah Habib Hasan

Berdasarkan informasi dari keluarga Muhammad Arsyad (MA) didapat informasi bahwa MA merupakan santri di salah satu tempat pengajia Habib Hasan bin Ja’far Assegaf. “Dia sering ikut pengajian Nurul Musthofa. Habib Hasan sebagai ustad.
Hanya itu kegiatannya di luar,” ujar Ersa, tante dari MA di rumah
kediaman MA, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Menurut penuturan Ersa, MA merupakan anak yang baik. “Dia orangnya
lugu, baik dan penurut. Anak pertama dari empat bersaudara,” tuturnya.
Keadaan serba kekurangan dijalani kelarga Muhammad Arsyad
(MA), tersangka penghina Presiden Joko Widodo. MA tinggal di Jalan Haji
Jum RT/RW 09/01 Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Rumah tersebut berada di pinggir jalan raya, untuk menuju ke rumah
itu harus menuruni tangga. Rumah terletak persis di sebelah jurang kali
Cipinang. Terlihat tumpukan sampah berserakan di depan rumah, yang
menimbulkan bau tidak sedap.

Rumah kontrakan berukuran 3X6 meter itu dihuni oleh enam orang. Orang
tua MA, tante dari MA, MA, serta kedua orang adik MA. Sementara,
seorang adik MA tidak tinggal di rumah.
Rumah bercat warna merah itu hanya terbagi dalam dua ruangan dengan
berisi beberapa perabotan yang sudah usang. Sisanya merupakan hasil dari
yang dibelinya dengan mengutang di tukang kredit keliling.
“Barang-barang seperti kasur, lemari, kipas angin, rak piring, semua
dikasih tetangga. Cuma kulkas dan tv yang dibeli sendiri. Itu juga
dibayar dengan cara mencicil,” ujar Ersa.
Televisi tabung 21 inch dibeli dengan cara mencicil Rp 5.000 per hari. Sementara, kulkas satu pintu Rp 50 ribu per minggu.
“Kalau tidak begitu caranya, kami semua tidak punya perabotan apa-apa,” katanya.[sp/tribbun]