LAZISMU, MDMC dan Muhammadiyah Bantu Rp 2,5 Miliar Untuk Palestina


Jakarta- Bantuan untuk warga Palestina masih terus mengalir sampai saat ini. Melalui Prakarsa Persaudaraan Indonesia Palestina (PPIP), Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, LAZISMU dan MDMC serahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 2,5 miliar untuk para korban di Gaza yang menjadi target serangan tentara Israel.
‎Penyerahan bantuan secara simbolik itu, langsung diberikan kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N Mehdawi, di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Selasa (9/09/2014). Hadir dalam penyerahan itu duta besar negara sahabat, antara lain Libya, Jordania, Qatar, Iraq dan Sudan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga sebagai pemrakarsa Din Syamsudin mengatakan penggalangan dana ini dikumpulkan lewat tiga jalur. Pertama dari LAZISMU dan jejaringnya, kedua, cabang-cabang Muhammadiyah di Indonesia dan terakhir lewat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia. Adapun total dana yang terkumpul sebesar Rp 2,5 miliar. Dalam sambutannya Din menegaskan dana tersebut akan kami kirim langsung ke rekening di kantor Perdana Menteri Palestina. ‘’Jadi hanya satu pintu, karena ini jalan atau jalur resmi yang terbaik agar tepat sasaran,’’ jelasnya dalam sambutannya siang itu.
‎Din menambahkan, bantuan yang diberikan kepada Palestina bukan yang pertama kali, dulu pada 2012 kami bersama LAZISMU juga melakukan penggalangan dana di Hotel Arya Duta. Ini bukan yang terakhir, urainya menegaskan. Selain itu, berdasarkan info dari MDMC Indonesia Tim Medis Muhammadiyah juga akan dikirim ke Palestina dalam waktu dekat, paparnya
Sementara itu, Direktur Utama LAZISMU, M. Khoirul Muttaqin dalam kesempatan yang sama mengatakan dana yang telah terkumpul tidak hanya dari anggota atau simpatisan Muhammadiyah saja. ‘’Tapi dari para penyumbang lintas agama, komunitas dan profesi yang peduli terhadap penderitaaan warga Palestina sebagai aksi kemanusiaan,’’ jelasnya.
Kami bersyukur, kalangan non-muslim juga mempercayakan kepada LAZISMU. ‘‘Ini bukan lagi soal agama, tapi tanggung jawab kita bersama terhadap persoalan kemanusiaan di muka bumi, urainya. Kami mengucapkan terima kasih kepada para penyumbang yang telah menyalurkan kepada kami, tandasnya.
Hal senada, disampaikan Wakil Ketua MDMC Indonesia, Rahmawati Husein bahwa efektifitas bantuan kepada Palestina tidak sekadar bantuan moril, tapi komitmen dan ketegasan kita bersama bagaimana menyikapi persoalan Palestina dengan pendekatan mitigasi untuk para korban bencana perang. Mereka membutuhkan bantuan yang efektif dan efisien untuk kelangsungan hidup mereka, tegasnya.
‎Selanjutnya, Dubes Palestina, Fariz. N Mehdawi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Indonesia. “Kami berterimakasih yang amat besar, mungkintanpa bantuan semua pihak, organisasi, pemimpin atau jaringan lainnya, kami tak akan mampu berdiri tegak. ‘‘Sampai sekarang ini, kami akan terus berdiri melawan ketidakadilan yang telah menelan banyak korban seperti anak-anak, kaum perempuan dan warga Palestina pada umunya, kata Faris menguraikan pertanyaan dari para awak media. [sp/lazismu.org]