Periksa Produk Halal Bisa dengan Scan Barcode Melalui BlackBerry

 
Bogor – Untuk mengetahui kehalalan suatu produk,
kini kaum muslimin lebih dimudahkan dengan adanya fitur-fitur baru
tentang produk halal di BlackBerry, khususnya seri terbaru OS 10.
Bekerjasama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika
Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), BlackBerry dan LPPOM MUI
berkomitmen untuk menyediakan layanan informasi secara realtime dan lengkap.
 
Sebelumnya, LPPOM MUI telah meluncurkan fasilitas pencarian produk
dan informasi halal dengan nama HalalMUI on BB, kini pihaknya kembali
meluncurkan fasilitas baru berupa pengecekan kehalalan produk melalui
scan barcode pada kemasan. Fasilitas ini terselenggara atas kerjasama
dengan BlackBerry dan bisa diakses via BB OS 10.
“Ini implementasi lanjutan dari kerjasama antara LPPOM MUI dengan
BlackBerry yang akan terus memberikan kemudahan informasi halal kepada
masyarakat,” ujar Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si, pada
acara halal bi halal dengan pimpinan perusahaan produk halal dan
wartawan di Gedung Global Halal Centre Bogor, 21 Agustus 2014.
Scan barcode halal via BB sangat mudah. Pengguna cukup mengunduh
aplikasi HalalMUI di BlackBerry App World secara gratis, kemudan
mengarahka kamera pada barcode yang ada dalam kemasan. Jika produknya
telah disertifikasi halal, maka aka muncul data informasi tentang nama
produsen, jenis produk, hingga masa kadaluarsa sertifikat.
Sebelumnya, LPPOM MUI bekerja sama denga GS1 juga telah meluncurkan
fasilitas ini melalui ponsel android dengan nama ProhalalMUI on Android.
Sejak diluncurkan, ProhalalMUI on Android telah diunduh oleh 4.400
downloader, sedangkan HalalMUI on BlackBerry sebanyak 4.660 downloader.
Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Sumunar Jati selaku penyedia program IT
di LPPOM MUI menjelaskan, hingga kini belum semua produk halal bisa
diakses informasinya melalui scanning barcode. Dari sekitar 47 ribu item
produk ritel, 40% diantaranya telah teridentifikasi barcode halalnya.
Selebihnya sedang dalam tahap identifikasi.
“Kami berharap, pihak perusahaan juga turut membantu memberikan data
barcode-nya sehingga informasi produk halal semakin terdistribusi dengan
baik,” Kata Sumunar Jati. [sp/kiblat]