Cara Mudah Pindah Mencoblos Bagi Perantau ! Ini Caranya

Jakarta –
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ferry Kurnia Rizkyansyah
memastikan bahwa pengurusan surat pindah mencoblos atau formulir A-5
tidaklah sulit. Pengurusan formulir A-5 bisa diwakilkan jika memang
calon pemilih jauh dari daerah asalnya.

“Kalau tempatnya jauh,
bisa diwakilkan keluarga dengan dibuktikan kartu keluarga,” kata Ferry
saat berbincang dengan detikcom, Kamis (3/7/2014).

Formulis A-5
itu kemudian dikirimkan ke calon pemilih oleh keluarga melalui surat
pos, atau discan kemudian dikirim melalui surat elektronik (email).

Surat
pindah mencoblos itu kemudian diserahkan ke Panitia Pemungutan Suara
tempat di mana calon pemilih saat ini tinggal, paling lambat tiga hari
sebelum pemungutan suara. Pada saat melapor kepada PPS tempat memilih,
calon pemilih wajib menunjukkan kartu tanda penduduk atau identitas
lainnya.

Bagaimana jika calon pemilih belum sempat melapor hingga 3 hari sebelum pemungutan suara?

Sesuai
Peraturan KPU nomor 19 tahun 2014 tentang Pemungutan dan Penghitungan
Suara dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, calon pemilih tetap
masih bisa mencoblos.

Pada pasal 9 peraturan tersebut disebut
bahwa, bila calon pemilih tak sempat melaporkan diri ke PPS tempat dia
akan memberikan hak suaranya, tapi yang bersangkutan telah memiliki
formulir A-5, pemilih dapat mencoblos di hari dan tanggal pemungutan
suara.

Calon pemilih tersebut dicatat pada salinan Daftar
Pemilih Tambahan (DPTb) dengan cara menambahkan nama pemilih dan alasan
pindah tersebut pada nomor urut berikutnya dalam salinan DPTb tersebut. [sp/detik]