Soal Sholat Jokowi, Media Telah Berbohong Tentang Pernyataan Prof. Din Syamsuddin

Soal Sholat Jokowi, Media Telah Berbohong Tentang Pernyataan Prof. Din Syamsuddin

Belakangan
ramai dibicarakan di media social, soal pemberitaan dari media Tempo.co
kemudian dikutip oleh setidaknya dua media yaitu gemaislam.com dan
suaranews.com

Bahwa inti dari berita tersebut menyatakan pada
saat Tanwir Muhammadiyah di Samarinda kemarin, Din Syamsuddin memberikan
statement tentang Sholat Jokowi ketika sholat dzuhur di Gedung PP
Muhammadiyah bahwa bacaan sholat Jokowi panjang dan bagus.

“Tenyata memang tak seperti yang diisukan. Cara sholatnya bagus, bacaan Al-Qurannya pun panjang-panjang,” ujar Din bercerita di sela-sela mengomentari pidato politik Jokowi di Tanwir Muhammadiyah, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/5/2014), lansir Tempo.


Kemudian gemaislam.com menambahkan Jokowi jadi imam sholat Dzuhur, koq Din Syamsuddin mengetahui bacaan Jokowi bagus?, mungkinkah sholat Dzuhur dengan bacaan nyaring? Din juga mengatakan meski masih ada logat Jawa tapi Jokowi apik membacakan ayat Al-Quran. Menanggapi intermezzo dari Din ini, Jokowi pun hanya tersenyum kecil dan banyak mengangguk.

Kami
yang hadir di Tanwir Samarinda sama sekali tidak pernah mendengar
statement tersebut terutama soal bacaan sholat jokowi yang dikatakan
panjang dan bagus karena ketika sholat bacaan sholat atau al qur’an
imam tidak bisa didengar oleh makmum

Kami menyayangkan sikap
media mainstream dalam hal ini TEMPO.co yang melakukan kebohongan
publik apalagi ini terkait Pilpres yang tidak bisa dipungkiri untuk
kepentingan campaign sehingga mengorbankan etika jurnalisme dengan
menghadirkan berita HOAX

Kemudian kami sesalkan juga dua media
yang notabene mengklaim sebagai media islam yaitu gemaislam.com dan
suaranews.com yang mengutip pemberitaan tersebut bahkan melakukan upaya
mendramatisasi berita tersebut tanpa mau melakukan cek dan ricek kepada
sumber primer berita tersebut sehingga menimbulkan kesimpangsiuran di
tengah – tengah umat apalagi mempermainkan sholat dan al qur’an sebagai
objek berita

Bersama ini kami sertakan cuplikan pidato Prof Din Syamsuddin pada saat Tanwir Muhammadiyah di Samarinda