Muhammadiyah Siap Gelar Tanwir 2014

Tanwir Samarinda memiliki momentum
penting dan strategis atas dua alasan. Pertama, Muhammadiyah memasuki
fase akhir dalam memutuskan amanat Muktamar ke 46 tahun 2010 di
Yogyakarta menuju Muktamar ke 47 tahun 2015 di Makassar. Kedua, Tanwir
Samarinda memiliki pertalian situasi dengan kondisi dan dinamika
perkembangan Indonesia yang tengah menyelenggarakan Pemilu tahun 2014
baik legislative maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan
menentukan pemimpin bangsa lima tahun ke depan. 

Menurut Ketua Panitia OC Tanwir PP Muhammadiyah, Dahlan Rais, persiapan
teknis Tanwir Samarinda sudah 95%. Terutama dua hal penting,
persidangan dan meteri Tanwir itu sendiri. “Tanwir Samarinda akan
membahas kualitas gerakan grand Muhammadiyah. Selain kuantitas yang
selama ini sudah baik. Tanwir Samarinda juga akan menyikapi masalah
bangsa kini dan masa depan,” ujar Dahlan Rais yang juga Ketua PP
Muhammadiyah ini kepada redaksi website muhammadiyah.or.id, Jumat (9/5).

Seperti yang diketahui bahwa PP Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah
tertinggi kedua, setelah Muktamar yakni Tanwir ke 2 di Samarinda,
Kalimantan Timur. Gelaran Tanwir ini dihelat di Hotel Mesra Samarinda,
(23 – 25/5). Akan hadir ratusan anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah
seluruh Indonesia, serta diikuti Majelis dan Lembaga serta Ortom tingkat
Pusat. Tema yang diusung dalam Tanwir Samarinda kali ini yakni Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.

Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Surakarta ini, juga memberikan pesan
kepada anggota dan peserta Tanwir baik majelis maupun ortomnya, bahwa
Muhammadiyah harus bergerak lebih luas lagi. “Bagaimana gerak langkah
Muhammadiyah itu bisa merambah lebih luas lagi, pada sektor-sektor yang
belum pernah dilakukan Muhammadiyah. Kemudian, persoalan-persoalan yang
lebih luas ini jangan dibiarkan berlalu. Jangan sampai kemudian kita
mereduksi dakwah di kalangan yang luas. Tentunya kita lihat nanti
bagaimana Muhammadiyah bersikap,” tutupnya.[sp/muhammadiyah.or.id]