Menengok 7 Arsitektur Peninggalan Islam di Spanyol

 
 
Masa keemasan Islam di
Eropa yang saat ini hanya menjadi bahan cerita sejarah bukanlah fiksi,
namun benar-benar ada, yang dibuktikan oleh peninggalan berupa bangunan
dan ornamen-ornamen, yang kini sudah menjadi komoditi turisme.

Umat Islam di tanah air masih mengenang masa keemasan itu dan menjadikan sebagai spirit kehidupan.

Islam pertama kali masuk ke
Spanyol pada tahun 711 M melalui jalur Afrika Utara. Saat itu, Spanyol
masih disebut dengan nama semenanjung Iberia yang meliputi Spanyol dan
Portugal.

Setelah Islam merambah
hingga jazirah Iberia, nama kawasan ini pun berganti menjadi Andalusia.
Selama delapan abad menetap di Andalusia, kaum muslimin telah banyak
memberi pengaruh terhadap kebudayaan di negeri itu.

Sejumlah kota besar di
Spanyol, seperti Cordova, Sevilla, Granada, dan Toledo, masih memiliki
peninggalan bangunan bersejarah yang memiliki nuansa Arabia yang begitu
kental.Arsitektur Islam di Spanyol terkenal dengan kerumitannya yang
elegan sekaligus harmonis. Seperti yang diberitkan frontroll.com

Berikut 7 Arsitektur Peninggalan Islam di Spanyol:

1. Menara Giralda (Seville)
Di kota Seville yang
terkenal dengan Giralda, salah satu menara terindah di benua Eropa.
Menara ini dulunya adalah minaret (menara masjid) yang kini beralih
fungsi sebagai menara lonceng Katedral Seville. Menara setinggi 105 m
ini selesai dibangun pada 1198 oleh arsitek Ben Ahmad Baso. Pada
puncaknya dulu terdapat kubah tembaga yang kemudian runtuh akibat gempa
pada tahun 1365. 

2. Mezquita (Cordoba)
Mezquita (bahasa Spanyol
untuk masjid atau mosque) adalah sebutan bagi masjid Agung Cordoba yang
kini dialihfungsikan sebagai Katedral Cordoba. Awalnya, bangunan ini
adalah sebuah gereja bernama Katedral Saint Vincent yang dibangun pada
tahun 600. Setelah Dinasti Ummayad menaklukkan Spanyol, kaum Muslim
kemudian mengubah gereja tersebut menjadi masjid. Konon ini dilakukan
dengan cara damai, yaitu dengan bermusyawarah dengan umat Kristen dan
membeli gereja tersebut.

Pada 987, Masjid Agung
Cordoba akhirnya selesai dibangun. Keindahan pilar-pilar masjid ini
digambarkan oleh penyair Muhammad Iqbal kala itu bak jajaran pohon palem
di sebuah oasis di Syria. Pada 1236, kota Cordoba kembali ditaklukkan
oleh tentara Katolik yang kemudian mengalihfungsikan masjid ini menjadi
katedral, namun dengan tetap mempertahankan sebagian besar bentuk asli
masjid tersebut. 

3. Medina Azahara
Namanya yang indah berarti
“kota yang menakjubkan”. Dulunya ini adalah kompleks ibu kota
kekhalifahan Ummayad di tanah Andalusia yang terletak 13 km sebelah
barat kota Cordoba. Konon lokasi ini dipilih karena keindahan
panoramanya. Dibangun antara tahun 936-940, kompleks ini meliputi gedung
pertemuan, masjid, kantor pemerintahan, barak, rumah-rumah kediaman,
hingga taman. Sayangnya, kompleks ini ditinggalkan oleh umat Muslim
sendiri pada tahun 1010 karena perang saudara. Akhirnya kompleks ini
terbengkalai dan hanya meninggalkan reruntuhan yang masih bisa kita
nikmati sekarang.

4. Alcazar (Seville) 
Alcazar Seville adalah
sebuah istana yang dulunya adalah benteng milik kaum Muslim di kota
Seville. Hingga kini, istana ini adalah istana tertua di Eropa yang
masih digunakan. 

5. Mezquita Bab Al-Mardum
Masjid Cristo de La Luz
atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Mezquita Bab Al-Mardum. Masjid
ini dibangun pada tahun 999 di kota Toledo. Walau ukurannya mungil,
masjid ini dihias dengan ukiran batu yang menggambarkan nuansa
arsitektur Arabia. Ukiran ini juga tergambar di bagian dalam ruangan
yang diwakili oleh ukiran lengkung di bagian langit-langit.

6. Alhambra (Cordoba)
Alhambra, sebuah benteng
yang terletak di kota Granada. Bangunan yang didirikan di abad ke-14 itu
dirancang dengan banyak ruang terbuka dan interior yang didominasi
warna merah, biru, dan keemasan. Dindingnya dihias dengan motif dedaunan
dan kaligrafi yang memperkental nuansa Islami pada bangunan bersejarah
itu.

7. Alcazaba de Malaga (Malaga)
Alcazaba adalah sebutan
bagi benteng peninggalan bangsa Moor (penguasa Muslim di Spanyol).
Alcazaba berasal dari bahasa Arab “al qasbah” yang berrati benteng.
Benteng ini dibangun pada abad ke-11. Pada bagian dalamnya terdapat
taman dengan interior yang sangat indah.