Mari Menyambut Gerhana Matahari Sebagian, 29 April 2014

Mari Menyambut Gerhana Matahari Sebagian,
29 April 2014
Oleh:
Saifuddin Zuhri
Aktif di PW IPM Jawa Timur / Anggota
Surabaya Astronomi Club (SAC)
Beberapa
waktu yang lalu pada tanggal 15 April 2014 di sebagian wilayah Indonesia telah
terjadi gerhana bulan total, meskipun hanya kebagian fase akhir gerhananya saja
(fase gerhana sebagian & fase gerhana
penumbra & sulit diamati dengan mata telanjang)
. Beberapa hari kedepan,
tepatnya pada hari Selasa, 29 April 2014 sebagian wilayah Indonesia akan
mengalami Gerhana Matahari Sebagian. Besarnya piringan matahari yang tertutupi oleh
bulan hanya sedikit sekali dan tidak lebih dari 2% dan berbeda-beda persentasenya
untuk tiap kota. Daerah mana saja yang berkesempatan untuk melihat gerhana
matahari sebagian yang akan terjadi pada tanggal 29 April 2014 tsb? Simak pembahasan berikut ini.

Gerhana matahari
adalah tertutupinya piringan matahari oleh bulan jika dilihat dari bumi karena
bulan saat itu berada persis di antara matahari dan bumi. Piringan matahari
yang tertutup oleh bulan ada kalanya terutup keseluruhan sehingga keadaan muka
bumi menjadi lebih gelap seperti senja. Keadaan ini disebut sebaga gerhana
matahari total (ál-kusuf al-kulli).
Tapi ada kalanya juga sebagian saja dari piringan matahari yang terutupi oleh
bulan. Ini dinamakan gerhana matahari sebagian (al-kusuf al-juz’i). Selain itu juga ada kalanya bagian tengah saja
piringan matahari yang tertutupi oleh piringan bulan sehingga tepi piringannya
tidak tertutup. Keadaan ini disebut sebagai gerhana matahari cincin (al-kusuf al-halqi). (Buku Pedoman Hisab Muhammadiyah Hal.98)

Wilayah – wilayah
yang akan berkesempatan melihat gerhana matahari sebagian pada tanggal 29 April
2014 nanti diantaranya sebagian kutub selatan/benua Antartika, benua Australia,
bagian selatan Samudra Hindia, dan sebagian wilayah Indonesia bagian selatan.
Wilayah Indonesia
bagian selatan yang akan mengalami gerhana matahari sebagian adalah Yogyakarta,
Ngliyep (Malang Selatan),  Jember,
Banyuwangi, Denpasar – Bali, Mataram, Bima, Waingapu dan Kupang. (lihat foto ilustrasi dan tabel di
bawah)

sumber : http://eclipse.gsfc.nasa.gov/


Tabel Waktu Gerhana Matahari Sebagian
Kota
Gerhana Mulai
Puncak Gerhana
Gerhana Berakhir
Yogyakarta
13:58:47 WIB
14:00:21 WIB
14:01:24 WIB
Ngliyep – Malang
13:44:55 WIB
14:03:31 WIB
14:21:10 WIB
Denpasar
14:45:13 WITA
15:08:00 WITA
15:29:31 WITA
Mataram
14:48:19 WITA
15:09:39 WITA
15:29:48 WITA
Bima
14:53:55 WITA
15:13:45 WITA
15:29:38 WITA
Waingapu
14:46:25 WITA
15:15:13 WITA
15:42:08 WITA
Kupang
14:49:54 WITA
15:19:24 WITA
15:46:54 WITA
Sumber: badan meteorolgi, klimatologi dan
geofisika (BMKG)
Dengan
intensitas sedikitnya piringan matahari yang tertutupi oleh bulan saat gerhana,
maka untuk mengamatinya sangat sulit jika tidak di lengkapi dengan alat bantuan
optik seperti teleskop. Mengamati gerhana dengan mata telanjang akan sangat
membahayakan mata. Maka dari itu gunakanlah teleskop yang dilengkapi dengan solar filter. Dan alternatif yang lain
adalah dengan menggunakan kaca mata matahari. Kita sebagai kaum muslim – khusus
yang berada di daerah-daerah yang mengalami gerhana disunnahkan untuk melakukan
sholat gerhana. Wallahu’alam bis showab.

Foto Terkait : Ilustrasi penampakan
gerhana matahari sebagian 29 April 2014 pada fase puncak di daerah Banyuwangi dan
Bali (sumber: stellarium)

Informasi
Gerhana Selanjutnya :
Gerhana Bulan Total: 8 Oktober 2014 – Bisa diamati di seluruh Indonesia

Gerhana Matahari
Total
– Sebagian: 9 Maret 2016 – Bisa
diamati di seluruh Indonesia