Amien Rais, Menjadi Tim Pelaksana Koalisi Politik Islam

Jakarta– Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), tokoh Muhammadiyah yang juga dikenal tokoh reformasi, Dr Amien Rais  mengatakan  saat ini Indonesia tetap utuh meski belum adil dan makmur.
“Berdaulat iya. Adil dan makmur, ya sedikitlah,” ujar Amien Rais Kamis (17/04/2014) sebelum pertemuan tertutup dengan puluhan tokoh Islam dan politisi partai berbasis Islam di rumah Ida Hasyim Ning, istri pengusaha Padang Hasyim Ning di Jalan Cikini Raya 24.
Amien yang baru saja melontarkan ide “Poros Indonesia Raya”  mengatakan, Indonesia  berdaulat tapi belum untuk merdeka, adil, dan makmur. Karena masyarakat masih ada yang tidak menikmatinya.
“Masih terlihat luas kesenjangan kesejahteraan antar masyarakat dengaan masyarakat lainnya.”
Amien juga mengatakan, jika benar-benar menjalankan pasal 33 dan 34, rakyat bisa sejahtera dengan adil dan makmur. Dengan catatan konsekuen menjalankan amanah tersebut. Dan tentu akan merubah negeri menjadi lebih baik. Bukan hanya dijadikan pepesan kosong, tidak mengimplementasikan dengan sungguh. Yang muncul justru hanya bualan.
Dalam kesempatan ini Amien Rais sebagai Tim Pelaksana Koalisi Politik Islam. “Konsekwen menjalankan pasal 33 dan 34. Bukan lips- service,” ujar mantan ketua PP Muhammadiyah itu.
Nampak hadir di antara mereka tokoh reformasi, Mantan Ketua MPR RI, Dr Amien Rais, Ketua MUI Pusat, KH Cholil Ridwan, dan H Amidhan, Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat, Bachtiar Nasir. Beberapa tokoh partai seperti Presiden PKS, Anis Matta didampingi Fahri Hamzah dan belakangan juga datang Dr Hidayat Nur Wahid, Azwar Abu Bakar (PAN), dan wakil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Hingga pukul 21.00 WIB para tokoh masih melakukan pertemuan secara tertutup.
Menurut undangan yang dikirimkan oleh Ust,Bachtiar Nasir, seharusnya banyak tokoh Islam diundang kemarin malam, seperti ;  Suryadharma Ali, M.A (Ketua Umum PPP), Dr. H. Hamzah Haz,  (Dewan Pembina PPP), Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra,  (Ketua Umum PBB), Rhoma Irama (Calon Presiden RI Fraksi PKB), Prof. Dr. Muhammad Mahfud. MD (Calon Presiden RI Fraksi PKB), Muhammad Jusuf Kalla (Ketua Dewan Masjid Indonesia), Ahmad Heryawan, Lc (Calon Presiden RI Fraksi PKS), KH. Muhammad Arifin Ilham (Pimpinan Majelis Azzikra), KH. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Daarut Tauhid), Ustadz Yusuf Mansur (Pimpinan PonPes PPPA Darul Qur’an) dan  Habib Rizieq Shihab (Imam Besar FPI).
Pertemuan ini merupakan lanjutan  pertemuan tokoh-tokoh Islam bertajuk “Musyawarah Kepemimpinan Nasional” yang diselenggarakan AQL Islamic Center, Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan,  Senin (14/04/2014) lalu sebagai upaya koalisi partai-partai berbasis Islam yang perolehan suaranya cukup besar.[sp/mch]