SBY kirim Karangan Bunga Milad IMM Ke-50

Jakarta- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
(IMM) merupakan organisasi otonom yang dimiliki oleh Muhammadiyah. Ia merupakan
ujung tombak pembentukan kader ummat, kader bangsa dan kader persyarikatan
muhammadiyah. 

Menurut Fahman Habibi, Sekjen DPP
IMM, kelompok mahasiswa ini dipersiapkan secara khusus untuk mengemban amanah
dakwah amar ma’ruf nahi mungkar khususnya bagi kalangan mahasiswa  dan kaum terpelajar. Maka pada perayaan Milad
kali ini, IMM merefleksi kembali kelahirannya. Jazman Alkindi adalah komando
pencetus kelahirannya pada pada hari Sabtu tanggal 14 Maret Lima Puluh Tahun yang
lalu.

 

“Maka hari ini kita merasakan
bahwa IMM merupakan organisasi yang dibentuk secara khusus untuk menjadi
kelompok terpelajar yang harus senantiasa membela kaum Mustadzafin dimanapun. Keberadaannya
dibuktikan dengan trikompetensi yang harus dimiliki oleh setiap kadernya yaitu
kemampuan untuk meneladani sikap dan gaya perjuangan rosulullah muhammad saw
dan selalu berpegang teguh pada Alqur’an dan Assunnah  yang dirangkum dalam kompetensi keagamaan,”
ujar Fahman.

 

Disamping itu, lanjutnya IMM juga
harus memiliki kompetensi di bidang Intelektualitas. Setiap kader diminta untuk
menguasai disiplin ilmu yang dimiliki hingga menjadi seorang yang ahli dan  senantiasa akan selalu mendedikasikan ilmunya
untuk mewujudkan Indonesia yang berkemajuan sebagai bentuk pengabdian kepada
masyarakat atau yang biasa disebut dengan kompetensi humanitas.

 

“kita melihat perjalanan panjang IMM
dengan prestasi di dalam negeri maupun peran di dunia  internasional semuanya senantiasa
diabdikan  untuk segenap rakyat Indonesia”
sambung Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka ini.

 

Tak hanya dimeriahkan secara
antusias oleh kader dan keluarga besar Muhammadiyah di seluruh Indonesia, Milad
kali ini juga disambut oleh sejumlah tokoh penting di Indonesia. Salah satunya,
Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono. Meski behalangan hadir dalam hari besar IMM
itu. Namun orang nomor satu di Indonesia tetap memberikan perhatian khusus
terhadap salah satu gerakan mahasiswa terbesar di Indonesia ini. Karangan bunga
dari beliau uga tampak ikut berjejeran bersama puluhan karangan bunga dari
tokoh nasional lainnya. [sp/ipublika]