Sosialisasi Informasi Muhammadiyah Belum Optimal

Yogyakarta –
Sosialisasi informasi tentang Muhammadiyah masih sangat diperlukan.
Muhammadiyah sudah sangat dikenal luas, bahkan di mancanagera, namun
ternyata masih banyak masyarakat yang belum tahu dan paham tentang
persyarikatan Muhammadiyah. “Di Banjar, kota di Jawa Barat,
masih ada masyarakatnya yang belum tahu Muhammadiyah. Masih ada
masyarakat setempat menganggap Muhammadiyah sama dengan Ahmadiyah, hanya
karena sama-sama ada kata diyahnya,” kata Prof.Dr.Dadang Kahmad, M.Si.
Ketua PP Muhammadiyah, saat pembukaan Rapat Kerja Majelis Pustaka dan
Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kaliurang, Yogya, Sabtu
(22/2).

Menurut Prof.Dadang, Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah yang
melekat disebut modern tentulah memahami pentingnya peran informasi dan komunikasi. Keberadaan MPI sudah jelas sebagai jawaban akan pentingnya informasi dalam era globalisasi.
“Alhamdulillah, patut disyukuri, realisasi program MPI sudah melebihi
dari  apa yang dirancang, termasuk amanat Muktamar,” kata Prof.Dadang,
Ketua PP Muhammadiyah yang membawahi bidang pustaka dan informasi ini.

Hal yang menggembirakan, kata  Prof.Dadang, antara lain telah hadirnya
stasiun televisi penyiaran Muhammadiyah dengan nama TVMu yang
diluncurkan 18 Nopember 2013. TVMu diharapkan dapat lebih mengembangkan
dakwah Islam oleh Muhammadiyah sehingga  umat dapat lebih tercerahkan.
“Lebih penting juga, masyarakat secara lebih luas dapat mengenal dan
mengetahui tentang persyarikatan Muhammadiyah. Da‘i, tokoh-tokoh
Muhammadiyah dapat lebih diterima masyarakat,” kata Prof.Dadang seraya
berharap kualitas TVMu yang kini dipimpin Edy Koescahyanto dapat lebih
ditingkatkan lagi.

Raker MPI Muhammadiyah juga banyak membahas seputar keberadaan Media Center
PP Muhammmadiyah yang peluncurannya dilakukan oleh Ketua Umum PP
Muhammadiyah Prof.Dr.M.Din Syamsuddin M.A.dan Menteri Komunikasi dan
Informatika Ir.H.Tifatul Sembiring, April 2013. Media Center diharapkan
dapat lebih meningkatkan    perannya, seperti dalam pemberian pelayanan
informasi, publikasi, dan membangun hubungan dengan mitra media massa.

Ketua Majelis MPI PP Muhammadiyah Dr.Muchlas MT menyatakan, penilaian
yang disampaikan Prof.Dr.Dadang Kahmad M.Si.diharapkan dapat lebih
memotivasi rekan-rekan MPI, terutama dalam merealisir dan mempertajam
program, menjelang Tanwir 2014 di Samarinda dan Muktamar Muhammadiyah
2015 di Makasar.  “Kita berharap semua rencana program MPI yang
diamanatkan Muktamar lalu dapat terealisir, jika perlu melebihi,” ujar
Dr.Muchlas MT yang juga menjabat Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan
(UAD) Yogyakarta ini.

Dr.Muchlas saat penutupan Raker, Sabtu (23/2) menyatakan, MPI PP
Muhammadiyah perlu mewujudkan, berbagai harapan Prof Dadang Kahmad,
antara lain memberikan dukungan maksimal bagi suksesnya penyelenggaraan
Tanwir 2014 dan Muktamar Muhammadiyah 2015. “MPI perlu menunjukkan
berbagai hasil  karyanya kepada warga Muhammadiyah,” kata Dr.Muchlas.[sp/muhammadiyah.or.id]