MEK Muhammadiyah Bahas Perspektif Ekonomi Islam

Islamic Banking and Finance Institute (IBFI) Universitas Trisakti dan Majelis Ekonomi  dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MEK) menyelenggarakan acara  Roundtable: “Evaluasi Ekonomi Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Islam” pada tanggal 23 Januari 2014 di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jalan Menteng Raya no 62 Jakarta Pusat.
Dalam rilisnya,Direktur Eksekutif IBFI Trisakti Dr. M. Nadrattuzaman mengatakan, diselenggarakannya roundtable tersebut adalah  untuk mengetahui tentang sejauhmana kebijakan-kebijakan pembangunan yang selama ini dilakukan oleh pemerintah.
“Dengan  roundtable, para pakar Muhammadiyah akan menemukan kesimpulan masalah ekonomi yang sebenarnya dan sekaligus membuat rekomendasi kebijakan yang bisa diberikan kepada pemerintah yang akan datang dalam mengembangkan pembangunan ekonomi tahun 2014-2019,” terangnya.
Acara ini juga akan membahas apa sisi kekurangan dan kelebihannya implementasi pembangunan yang dijalankan selama ini oleh pemerintahan Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono (SBY) selama hampir sepuluh tahun.
Dalam acara ini akan dihadirkan sejumlah pakar eknomi; Yuslam Fauzi , MBA (Ketua Umum Asbisindo), Iman Sugema , Ph.D (Institute Pertanian Bogor), Farouk Alwayni, MA., MBA (Pakar Ekonomi dan Politik Pembangunan Universitas Islam  Azzahra – Jakarta), Dr. Fadhil Hasan (INDEF), Abbas Ghazali, Ph.D (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka), Hendri Saparini, Ph.D (Econit), Dr. Wahyu Perdana Santosa (Direktur Sabang Merauke Circle (SMC)) dan Keynote Speech: Prof. Dr. Din Syamsuddin  (Ketua Umum PP Muhammadiyah).
Selain mengusulkan agar Indonesia juga menerapkan ekonomi yang merujuk pada al-Qur’an dan Sunnah, acara ini juga akan membahas apa sisi kekurangan dan kelebihannya implementasi pembangunan yang dijalankan selama ini oleh pemerintahan Presiden Susilo  Bambang Yudhoyono (SBY) selama hampir sepuluh tahun.
http://tabligh.or.id