Ahok Pernah Belajar di Sekolah Muhammadiyah

Jakarta — Muhammadiyah telah lama berkontribusi bagi kemajuan bangsa, bahkan sejak sebelum kemerdekaan. Kiprah Muhammadiyah dalam memajukan bangsa terutama di   bidang pendidikan. 
Sekolah yang didirikan organisasi bentukan KH Ahmad Dahlan ini bahkan sangat membantu kalangan bawah yang  kurang mampu. Sebab, di beberapa sekolah para siswa dibebaskan dari biaya pendidikan atau membayar biaya pendidikan semampunya.
Sekolah Muhammadiyah juga tidak membangun sekat  dengan membatasi hanya menerima murid Muslim, melainkan juga menerima murid nonmuslim. Misalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang pernah mengenyam pendidikan dasar di SD Muhammadiyah. 
Wakil Sekretaris Mejelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah Imran Hanafi mengatakan berdasarkan  data 2012, sekolah milik Muhammadiyah berjumlah 4.994 yang tersebar di seluruh Indonesia. 
Angka tersebut terdiri dari 1055 SD, 1073 Madrasah Ibtidaiyah, 1086 SMP dan Madrasah Tsanawiyah sebanyak  501. Untuk tingkat SMA jumlahnya 523 dan Madrasah Aliyah 170. Sedangkan tingkat SMK sebanyak 489 dan pondok pesantren sebnayak 97 unit. 
Imran mengatakan ada tiga kategori sekolah yang dikelola Muhammadiyah. Kategori pertama adalah sekolah yang  maju atau kelas A. Kedua, kategori menengah. Terakhir, kategori bawah. 
Contoh sekolah unggulan Muhammadiyah antara lain  adalah SMA Muhammadiyah 1 sampai 5 di Yogyakarta, SMA Muhammadiyah Pucang 1 Surabaya dan SMA Muhammadiyah 1 Sidoarjo.[sp/rol]