PP Muhammadiyah Berkunjung ke PDM Kuantan Singingi

Teluk Kuantan – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah
Kabupaten Kuantan Singingi, Ahad, 14 Desember 2013 bertempat di Pondok
Pesantren KHA Dahlan Teluk Kuantan mengadakan acara Tabligh Akbar dalam rangka
milad Muhammadiyah 104 H/101 M. Acara tersebut dimulai dengan Pawai Syiar yang
diikuti oleh pelajar, kader, ortom, unsur pimpinan Muhammadiyah, tokoh, dan
simpatisan Muhammadiyah Kuantan Singingi yang dilepas oleh Pimpinan Wilayah
(PW) Muhammadiyah Provinsi Riau, Drs Raja Ramli.
Bersamaan dengan acara milad Muhammadiyah ini, juga diadakan enam kegiatan
penting yaitu Musypimda Muhammadiyah, Musypimda Aisyiyah, Musyda Nasyiyatul
Aisyiyah (NA), Musyda Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Musycab Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah (IMM), dan Rakerda Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah
Kuantan Singingi. Sehingga tema yang diambil dalam kegiatan tersebut adalah Dengan
Musyawarah Bersama Kita Satukan Tekad dan Langkah untuk Memajukan Persyarikatan
dan Berkhidmat untuk Membangun Daerah.
Ketua Panitia Tabligh Akbar dan Kegiatan Bersama, Rohandi A Bakar, S.Pd.,
MM, menjelaskan bahwa enam agenda penting yang digelar secara bersama-sama
dalam satu hari itu dilakukan dalam rangka efesiensi dana dan efektivitas
waktu. “Sehingga berlaku kata orang bijak, sekali mendayung dua tiga pulau
terlampau” ujarnya.
Acara milad Muhammadiyah di Kuantan Singingi kali ini dihadiri oleh
Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dari Jakarta, Dr Abdul Mu’ti, M.
Ed, sekaligus pengisi tausiyah acara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut PD
Muhammadiyah Kuantan Singingi, PW Muhammadiyah Riau, PW Aisyiyah, PW Nasyiyatul
Aisyiyah, PW Tapak suci Putera Muhammadiyah Riau, PD IMM dan IRM, PD Aisyiyah,
PC dan PR Muhammadiyah se-Kuantan Singingi, serta penasihat, tokoh, kader dan
simpatisan Muhammadiyah di Kuantan Singingi.
Turut hadir dari Pejabat Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi
Bapak Camat Kecamatan Kuantan Tengah, Drs H Masran Abdullah. Acara Tabligh
Akbar dan Kegiatan Bersama PD Muhammadiyah Kuantan Singingi ini secara resmi dibuka
dan diberi sambutan oleh Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis yang diwakili oleh
Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, Bapak Ir H Maisir.
Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis dalam kata sambutannya yang
dibacakan oleh Ir H Maisir menyampaikan, bahwa Kabupaten Kuantan Singingi
termasuk Kabupaten yang baru berdiri dan terus berbenah diri dari berbagai
sektor, termasuk di bidang keagamaan. Dan ia menjelaskan bahwa keberadaan
Muhammadiyah di Kuantan Singingi sudah ada sejak tahun 1932 di Kecamatan Lubuk
Jambi dan gerbang utama masuknya Muhammadiyah di Provinsi Riau.
 “Pemerintah Daerah memandang
bahwa organisasi Muhammadiyah adalah asset kekayaan daerah yang perlu dibina
dan dikembangkan. Karena dalam membangun, pemerintah pada hakikatnya
membutuhkan gerakan-gerakan masyarakat yang tumbuh dan berkembang di akar
rumput” ujarnya.
Oleh sebab itu Bupati Kuantan Singingi mengajak untuk bersama-sama
bergandengan tangan, membentuk kerja sama yang sinergis, saling bahu membahu
demi kemajuan dan pembangunan daerah Kuantan Singingi ke depan, sesuai dengan
moto daerah “Basatu Nagori Maju”. “Muhammadiyah harus mampu memanfaatkan setiap
peluang, sehingga organisasi ini tetap eksis dan semakin dirasakan manfaatnya
oleh umat dan masyarakat banyak” ujarnya.
Sementara itu dalam tausiyahnya, Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan
bahwa organisasi Muhammadiyah dapat tumbuh, berkembang, dan eksis sampai saat
ini karena beberapa faktor, yakni konsisten memelihara aqidah, beramal secara
nyata, menjaga ajaran fastabiqul khairat, hidup hemat dan dermawan,
serta menjaga kerukunan dan mampu bekerja sama. “Lima faktor inilah yang
membuat Muhammadiyah mampu berkontribusi membangun ummat dan negara, serta
bertahan hingga kini” ujarnya mengingatkan.
Sebelum acara Tabligh Akbar dilaksanakan, sehari sebelumnya, Sabtu
14 Desember 2013 malam, juga diadakan dialog khusus dan silaturrahim internal
Muhammadiyah Kuantan Singingi dengan PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu’ti, M.Ed
dengan tema Prosfek Islam Terkini, Harapan dan Tantangan. Abdul Mu’ti
memaparkan bagaimana kontribusi Islam dan Muhammadiyah terhadap Negara
Indonesia yang didedah dengan tinjauan tiga masa, yakni sejarah, saat ini, dan
harapan serta langkah di masa yang akan datang.
Muhammadiyah Kuantan Singingi benar-benar memanfaatkan kedatangan
PP Muhammadiyah di Kabupaten Kuantan Singingi, yang insyaAllah telah membuka
wawasan dan cakrawala, serta memantik api semangat ber-Muhammadiyah di daerah
ini. “Islam adalah darah, daging, dan jantung Indonesia” ujar Abdul Mu’ti.
“Kekuatan aqidah dan penguasaan Media harus kita miliki” tambahnya. Setuju
pak!!! [Lidus]