LAZISMU dan RCTI Selenggarakan Kurban Pak Kumis

Jakarta-LAZISMU. Semarak Event Kurban Pak Kumis di Hari Raya Idul Adha 1434 H yang digelar LAZISMU hasil kerjasama dengan PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) berjalan lancar. Wujud kerjasama tersebut digambarkan dalam penyembelihan hewan kurban di lingkungan Stasiun Transmisi RCTI yang berlokasi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.   
Di lokasi telah tersedia hewan kurban sebanyak 19 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Hadir dalam acara tersebut Ketua Badan Pengurus LAZISMU Hajriyanto Y. Thohari, Direktur Utama LAZISMU M. Khoirul Muttaqin dan Managing Director RCTI Kanti Mirdiati (15/10/2013).     
Sebelum acara penyembelihan berlangsung Hajriyanto Y. Thohari selaku Ketua Badan Pengurus  LAZISMU menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Kanti Mirdiati, Managing Director LAZISMU. Di lokasi ini juga pelepasan Tim Adventure for Humanity dari Suzuki Jeep Indonesia dan Honda Mega Pro Club Jakarta dilepas secara simbolis.
Managing Director RCTI, Kanti Mirdiati menuturkan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada LAZISMU sebagai sebuah lembaga kepedulian yang mau bekerjasama dengan RCTI. Semoga dengan kerjasama ini kepedulian MNC Group khususnya RCTI, semakin terwujudkan, ungkapnya usai menandatangani kerjasama dengan LAZISMU di komplek RCTI.

Kanti menjelaskan, setiap Idul Adha RCTI memang selalu mengadakan penyembelihan hewan kurban untuk membantu masyarakat yang berada di sekitar kawasan kantor RCTI. Ternyata ada tamu spesial yang datang ke kami yaitu LAZISMU. Pihaknya sangat gembira LAZISMU yang mau bekerja sama dengan memberikan sumbangan hewan kurban dan bantuan paket pendidikan dan al-Quran untuk masyarakat sekitar lingkungan stasiun transmisi RCTI.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU Hajriyanto Y. Thohari, mengatakan, ini adalah awal yang baik mudah-mudahan kami dapat bekerjsama kembali di tahun depan secara masif. Dan perlu diinformasikan bahwa event kurban pak kumis di hari yang sama ini dilakukan secara serentak oleh jejaring LAZISMU yang ada di seluruh Indonesia.

Kurban Pak Kumis memiliki sasaran prioritas yaitu warga yang kurang mampu seperti di pelosok-pelosok yang belum terjangkau oleh siapapun. Lokasi distribusi seperti Rumpin, Bogor, dan Muara Gembong serta Muara Angke. Masih banyak lagi beberapa titik yang dijadikan sasaran priritas. Muara Angke sendiri adalah kampong nelayan dengan kurang lebih ada 300 KK yang setiap tahunnya tidak pernah memperoleh hewan kurban, jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama LAZISMU, M. Khoirul Muttaqin mengatakan dengan model inovasi distribusi kurban pak kumis  di 100 titik, LAZISMU menarget 100.000 hewan kurban yang siap disalurkan kepada penerima manfaat yang sesuai sasaran kriteria pak kumis. Yaitu kawasan pedalaman, padat penduduk, dan kantong-kantong kemiskinan baik di desa maupun kota, tuturnya.
Sementara disela-sela event hadir Tim Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban dari dinas peternakan setempat yang didampingi dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Kedatangannya adalah memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban. Alhamdulillah hewan kurban dalam keadaan sehat dan bisa disembelih. Rinasti Rida dari tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban mengatakan baik sapi dan kambing dalam keadaan sehat. (author)