PCI Muhammadiyah India Promosikan Islam Berkemajuan

Sangpencerah.id – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) India baru saja di bentuk beberapa bulan yang lalu oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. PCIM India banyak melakukan kegiatan di bidang pendidikan melalui diskusi dan lain sebagainya. PCIM India akan mempromosikan Islam berkemajuan kepada masyarakat India.

Ketua PCIM India, Brenny Ibrahim mengatakan, Muhammadiyah bukan hanya milik warga negara Indonesia yang ada di India, tapi juga milik masyarakat India. Oleh karena itu mereka harus mengenal Muhammadiyah. Maka PCIM India mengirim permohonan ke PP Muhammadiyah untuk minta bantuan dari universitas-universitas Muhammadiyah di Indonesia.

“(Minta bantuan PP Muhammadiyah) untuk mengalokasikan beasiswa bagi pelajar India sehingga mereka lebih tertarik belajar ke Indonesia, maka dengan begitu mereka tahu Muhammadiyah setelah belajar di universitas Muhammadiyah di Indonesia,” kata Brenny kepada Republika.co.id di Gedung PP Muhammadiyah, Senin (30/7).

Ia menerangkan, ketika pelajar India yang belajar di Indonesia kembali ke India, maka dengan sendirinya akan terbangun komunitas Muhammadiyah di India. Ini yang menjadi harapan PCIM India. Program jangka pendek yang sudah dilakukan PCIM India adalah mengumpulkan informasi beasiswa untuk jurusan dan program apa saja bagi pelajar India.

“Kemudian (PCIM India) sudah kirim permohonan ke LazisMu agar penyaluran Lazismu sampai ke komunitas miskin di India, masih banyak orang fakir di India, akan kita salurkan tanpa memandang latar belakang agamanya apa,” ujarnya.

Brenny menyampaikan, kunjungan Menteri Luar Negeri India ke PP Muhammadiyah pada Senin (30/7) akan membuatnya lebih mengenal Muhammadiyah. Diharapkan Pemerintah India akan merespon positif kehadiran Muhammadiyah di India.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah adalah organisasi asing di India, sementara tidak semua organisasi asing bisa diterima di India apalagi berbasis Islam. Maka PCIM India mengedepankan misi kemanusiaan, kerjasama dibidang pendidikan, penyaluran LazisMu dan beasiswa.

“Dengan cara-cara seperti itu kita dapat berdakwah di India,” jelasnya.(rol)