Ketua PP Muhammadiyah Kritik Masyarakat yang Berulang Kali Pergi Haji

Sangpencerah.id – Lamanya waktu tunggu menjadi persoalan utama dalam penyelenggaraan haji di Indonesia. Hal itu diungkapkan Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas kepada awak media jelang mengayubagyo keberangkatan calon jamaah haji di RS PKU Muhammadiyah, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/7/2018).

Menurut Yunahar, masalah ini muncul akibat masyarakat Indonesia cenderung berulang kali menunaikan haji.

“Jadi kita usulkan, jangan pergi haji berulang-ulang.”

“Berilah kesempatan kepada yang belum,” kata Yunahar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MUI Indonesia.

Hal itu, kata Yunahar, bisa menjadi perkecualian bagi petugas haji dan anak yang ingin memberangkatkan orangtuanya karena rasa hormatnya.

Memang, aturan semacam ini, menurutnya, belum berjalan maksimal.

Salah satunya karena Kementerian Agama belum bisa memastikan apakah seorang jamaah pernah melakukan haji atau belum.

Karena itu, Yunahar mendorong Kementerian Agama menciptakan suatu sistem untuk mendata jamaah haji.

“Jadi, siapapun yang ingin mendaftar haji, begitu diklik, tahun kapan saja dia pernah haji, kita bisa tahu,” terang Yunahar.(tribun)