Tingkatkan Kualitas Masyarakat, AMM Kradenan Gelar Workshop Literasi

Sangpencerah.id – Sabtu kemarin merupakan hari yang membahagiakan bagi Angkatan Muda Muhammadiyah Kradenan. Ya, gabungan organisasi Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang Kradenan ini  sedang mengadakan kegiatan bertajuk “Diskusi dan Wokshop Gerakan Literasi: Membumikan Literasi, Mejuwujudkan Peradaban Blora Berkemajuan”.

Kegiatan ini menghadirkan 4 pembicara utama yakni: Sugie Rusyono dari Suara Merdeka, David Efendi dari  Serikat Taman Pustaka, Fauzan A.Sandiyah dari Rumah Baca Komunitas Yogyakarta, serta Muh. Mudzakkir kandidat doktor Universitas Sains Malaysia.

Drh.Gundala Wejasana Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Kabupaten Blora yang hadir dalam acara ini mengaku terharu dengan adanya kegiatan ini.”Jauh-jauh saya datang dari Blora ke Sumber-Kradenan yang jaraknya puluhan kilometer.  Saya terharu dan bangga dengan anak-anak muda Muhammadiyah Kradenan yang semangat dan kreativitasnya luar biasa. Kegiatan literasi yang diadakan AMM Kradenan ini merupakan pertama kalinya kegiatan literasi di Blora. Sungguh bila tak malu, saya bisa mengeluarkan air mata.” Ujar alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini saat memberikan sambutan.

Nur Rofiq Addiansyah, inisiator dan Ketua Panitia Kegiatan ini mengungkapkan bila kegiatan AMM Kradenan ini merupakan upaya sadar dari anak-anak muda Muhammadiyah di Kradenan melihat realitas masyarakat, khususnya masyarakat di kawasan Blora Selatan. “Kami sangat prihatin saat melihat anak-anak nongkrong tak jelas di jalan, prihatin juga saat melihat buku-buku yang dibiarkan berdebu. Oleh karena itu dengan segala keterbatasan kami ingin membuat gebrakan yang positif, yakni gerakan literasi. Apalagi sejak 1920an Muhammadiyah sudah memiliki taman pustaka, kami ingin melanjutkan budaya literasi itu”, papar lususan Fisipol UGM ini.

80 an peserta dari kalangan pendidik dan masyarakat umum  hadir dalam acara ini. Peserta datang dari Jati, Randublatung, Kradenan, Kedungtuban, Cepu serta sebagian wilayah Blora Utara. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar dari pagi hingga sore hari. Pertanyaan-pertanyaan dan kisah-kisah menarik dilontarkan peserta dalam dialog yang sangat interaktif.

“Luar biasa, saya sangat senang sekali menghadiri acara ini. Bisa menambah wawasan, inspirasi dan menggerakkan saya untuk mendirikan taman baca, ujar Fitri Hidayati guru SMA N 1 Randublatung.