Oknum Aparat Minta Daftar Penceramah di STIE Ahmad Dahlan

Sangpencerah.id – Beberapa oknum aparat dari jajaran TNI dan Polri tiba-tiba mendatangi kampus STIE Ahmad Dahlan untuk meminta daftar khotib masjid kampus dan nama alamat dosen yang mengajar. Hal ini sontak menjadikan tanda tanya besar, apa misi dibalik itu semua.

“Sebagai penanggungjawab kampus, saya tidak terima jika ada perlakuan aparat keamanan masuk ke kampus”, tegas Mukhaer Pakkanna, Ketua STIE Ahmad Dahlan Jakarta.

Pertama, Pihak Binamas Polsek Jatiuwung Kota Tangerang (nama terlampir tanda contreng) bertamu dan meminta agar pihak kampus menyerahkan daftar penceramah dan isi khotbah masing-masing khatib.

Kedua, sebelumnya pihak Babinsa Danramil Kota Tangerang (nama terlampir) juga bertamu dan meminta nama-nama dosen dan alamatnya. Tentu secara tegas kami tidak memberikan dan tidak menerima perlakuan itu.

Pihak aparat dari kedua institusi itu pun pamit balik. Kemudian, yang menjadi pertanyaan, apa urusan kedua institusi itu masuk kampus? Apa aparat itu hadir ke kampus atas perintah? Apakah Kapolri dan Panglima TNI memang punya program sweeping ke kampus?

“Di negara-negara komunis dan otoriter lazimnya pihak aparat negara melakukan sweeping terhadap isi materi ceramah. Apakah bangsa kita jelang Pemilu dan Pilpres sudah terjebak dengan gaya otoritarian ? saya bersumpah, tidak menerima perlakuan itu”, tutupnya.(red)