Dosen UMP Tarik Dana Penelitian Dikti Tembus 2 Milyar

Sangpencerah.id – Sedikitnya 30 judul penelitian dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil diterima oleh Kementerian Riset dan Dikti Republik Indonesia untuk melakukan penelitian. Tidak tangung-tangung jumlah dana yang tersalurkan guna membiayai penelitian tersebut tembus hingga 2 Milyar.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMP, Drs. Suwarno, M.Si mengatakan dari 30 judul yang dierima Kementerian Riset dan Dikti, 25 merupakan proposal penelitian dan 5 proposal pengabdian masyarakat. Jika dibandingkan tahun sebelumnya dengan jumlah anggaran untuk membiayai penelitian sebesar 1, 8 Milyar, dan tahun ini bertambah dua ratus juta.

“Kami bersyukur atas capaian ini, tetapi tidak akan menyurutkan motivasi untuk terus memacu jumlah penelitian, apalagi UMP sebagai perguruan tinggi swasta dengan kategori kluster utama. Dosen sebagai bagian dari sivitas akademisi tidak sebatas mengajar tetapi ada kewajiban pokok lainnya berupa penelitian. Dari penelitian tersebut bisa untuk materi bahan ajar, publikasi dan pengabdian masyarakat,” katanya.

Ada 84 proposal yang diajukan UMP ke Kementerian Riset dan Dikti di tahun 2018 lalu. Dengan rincian, 58 proposal penelitian dan 26 proposal pengabdian masyarakat. Jenis penelitian yang lolos terdiri dari 3 Penelitian Desentralisasi, 22 Penelitian Kompetitif Nasional, dan 5 Pengabdian Masyarakat.

“Mengingat peraturan pemerintah mengamanatkan setiap dosen kewajiban untuk membuat jurnal ilmiah dan dipublikasikan, maka keluaran wajib dari penelitian tersebut adalah jurnal internasional. Selain itu, ke depan LPPM akan lebih banyak menggelar workshop dalam rangka membangun budaya literasi khsusunya berkaitan dengan bidang penelitian,” ujar Suwarno.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Anjar Nugroho S.Ag. M.Si., mengatakan penelitian bagian tanggung jawab melaksanakan tri dharma perguruan tinggi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. “Karena setiap perguruan tinggi haruslah melahirkan orang – orang yang memiliki semangat juang yang tinggi, kritis, kreatif, mandiri, dan inovatif,” katanya.

Hingga kini UMP terus bersinar. Setelah menjadi perguruan tinggi swasta terbesar di Jawa Tengah bagian barat. Kini banyak program studi yang terakreditasi A. Diantaranya Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Akuntansi. UMP kini menempati peringkat ke 2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di Jawa Tengah, dan peringkat ke 6 di Indonesia. (asr/tgr)