Inilah 4 Hal yang Dibahas di Kongres Ulama Muda Muhammadiyah

1851

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah untuk pertama kalinya menyelenggarakan KONGRES ULAMA MUDA MUHAMMADIYAH (KUMM). Kegiatan ini diselenggarakan tanggal 29-21 Januari.

Kongres ini dibuka oleh Menteri Agama RI Bapak Lukman Saifudin siang ini Selasa (30/1) bertempat di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta.

Secara Spesifik, Tausiyah Politik Kebangsaan yang akan dibahas mendalam oleh seluruh peserta kongres dan akan disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia pada hari Rabu setelah sejak hari ini para Ulama Muda bermusyawarah. Adalah;

1. Politik Uang.
Haramnya praktik politik uang, Jabatan politik yang didapat dari transaksi haram (politik uang) akan selamanya menjadi jabatan haram dan penuh keburukan buat si pemegang jabatan tersebut, dan termasuk yang memilih.

2. Hoax atau Berita Bohong
Ulama Muda Muhammadiyah akan membahas secara mendalam, dan menyampaikan Tausiyah Politik Kebangsaan, bahwa Menebar Hoax adalah perbuat haram dan sangat dibenci oleh Islam, Karena menebar Fitnah adalah keburukan Bagi Peradaban, dan Mereka-Mereka yang bekerja memproduksi Hoax di sosial media terang adalah orang-orang yang mendustakan Ajaran dan Nilai Islam, termasuk, Ulama Muda Muhammadiyah akan membahas Apakah Buzzer politik itu di kategori an pekerjaan buruk dan harus Jauhi.

3. Sumber Daya Alam
Secara Spesifik pembahasan SDA akan menjadi perhatian para Ulama Muda Muhammadiyah, mengingat kekayaan Alam Indonesia, saat ini tidak kita Kelola dengan baik, dan cenderung tidak dimamfaatkan untuk kemaslahatan rakyat Indonesia, dan Ulama Muda akan menyampaikan Tausiyah Politik Kebangsaan terkait Pengelolaan SDA Indonesia.

4. Nasionalisme dan Persatuan Indonesia

Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, tentu dengan tujuan membangun manusia-manusia Indonesia yang merdeka, yang memiliki semangat nasionalisme KeIndonesiaan tinggi, Bagi Muhammadiyah berIslam dan BerIndonesia tidak bisa dipisahkan sama sekali, Ketika salah satunya dilemahkan, maka persatuan Indonesia akan rusak, oleh sebab itu Tausiyah tentang Nasionalisme dan Persatuan Indonesia juga akan menjadi pembahasan penting untuk disampaikan kepada seluruh Rakyat Indonesia oleh para Ulama Muda yang akan berkumpul di Jakarta selama 3, Mulai hari ini sampai dengan rabu Nanti.