Bahaudin, Etnis China yang Pernah Memimpin Muhammadiyah Tasikmalaya

Hari Rabu tgl 11 januari Saya dan Doktor Mutiullah mewakili LPCR PP bersilaturrahim dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Bpk Doktor Qonit)  dan PDM kota Tasik utk persiapan Regional Meeting LPCR se Jawa bagian Barat (Jawa Barat, DKI jakarta dan Banten). Alhamdulillah kami diterima dengan baik, penuh suasana keakraban,diajak keliling kampus UMTAS yang cantik, dan yang terpenting UMTAS berkenan jadi tuan rumah Regional meeting LPCR se Jawa bagian Barat tgl 22-24 Pebruari 2018. Terimakasih pak Rektor yang raaaamah dan rendah hati. Selesai di UMTAS pkl 13.30 kami silaturrahim ke kantor PDM kota Tasikmalaya. Kantor PDM terlerak di pusat kota dan berdiri cukup megah.Lantai satunya untuk kantor PDM kota dan lantai duanya berdiri megah Masjid Muhammadiyah Al Manar.
Di kantor ini kami ditemui oleh Pak Endang,  pak Mangun (lpcr kota)  dan ketua ketua PCM se Kota Tasik. Kami dpt kisah sejarah Muhammadiyah tasik hingga perkembangan terbaru muhammadiyah Tasik yang saat ini di pimpin Bpk Syarif (mantan Wali kota tasik). Bagian sejarah yang sangat menarik adalah bahwa Muhammadiyah Tasik pernah dipimpin oleh seorang pengusaha Muslim China yaitu Ust Haji Muhammad Bahauddin.

Beliau waktu itu seorang pengusaha yang sukses yang bergerak dibidang karoseri mobil,  memiliki tanah dan rumah yang luas di pusat kota, jatuh cinta pada Islam yang digerakkan oleh Muhammadiyah.  Beliau akhirnya aktif di Muhammadiyah dan akhirnya dipercaya oleh ummat utk menjadi ketua PDM.

HM Bahaudin membina istri dan putra putrinya untuk aktif di muhammadiyah dan mengorbankan harta dan jiwanya untuk fii sabilillah melalui persyarikatan Muhammadiyah. Kantor Muhammadiyah Kota Tasik dan masjid muhammadiyah Al Manar yang berdiri megah di pusat kota Tasikmalaya adalah berdiri di atas tanah milik HM Bahauddin yang diwakafkan pada Muhammadiyah.

Kami tatap foto Almarhum HM Bahauddin yang terpampang di dinding kantor PDM kota Tasikmalaya dengan penuh haru atas besarnya cinta dan pengurbanan beliau untuk Muhammadiyah disertai rasa syukur dan bangga karena hampir semua putra putri beliau tetap aktif di persyarikatan Muhammadiyah hingga saat ini. Salah seorang putri beliau ada yang menjadi Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah. HM Bahauddin menjadi contoh seorang pimpinan Muhammadiyah yang sukses karena telah memberikan teladan dalam kepemimpinan,  kesungguhan dan pengurbanan, serta kaderisasi dlm keluarganya.
Semoga akan banyak saudara saudara kita dari etnis China yang mengenal indahnya Islam dari Muhammadiyah, jatuh cinta pada Islam dan mau berjuang menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin bersama Muhammadiyah. Kita harus aktif mengenalkan Islam pada mereka.Aamiin

catatan : Jamaluddin Ahmad (Wakil Ketua LPCR PP Muhammadiyah)