Pemuda Muhammadiyah Desak Bupati Sukoharjo Bentuk Tim Independen Kasus PT RUM

847

Sangpencerah.id – Kasus pencemaran udara PT RUM di Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah terus meluas. Banyak warga di sekitar lokasi mengeluh sampai mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo terus memgawal kasus ini dengan membentuk tim advokasi.

“Jika memang akademisi UNS mengatakan pencemaran bau PT RUM masih dibawah baku mutu sehingga belum berbahaya, faktanya riset itupun tak membantah sumber bau itu bersumber dari PT RUM”, ujar Eko Pujiatmoko, Ketua PDPM Sukoharjo.
Masyarakat terang awam dengan perihal teknis riset baku mutu yg diakibatkan dari pencemaran bau PT RUM. Faktanya yang dirasakan warga masyarakat, secara faktual bahwa bau yang ditimbulkan sangat menganggu aktivitas warga, bahkan juga dirasakan anak-anak yang sedang mengikuti aktivitas belajar setiap harinya. 

“Apapun hasil riset yang mengatakan pencemaran bau tersebut belum berbahaya, tetap saja akan menimbulkan dampak negatif bagi warga, baik itu rasa mual dan juga gangguan pernafasan”, lanjut Eko.

Pemuda Muhammadiyah terus mendorong Pemkab Sukoharjo membentuk Tim Independen,  terdiri dari berbagai unsur yang berkompeten dan berintegritas, yang bekerja berdasar disiplin keilmuan, yang diharapkan menghasilkan penilaian dan solusi secara menyeluruh, dengan mempertimbangkan aspek Keadilan Sosial bagi warga terdampak.(sp/red)

BAGIKAN
Berita sebelumya​Tim Robot Muhammadiyah Raih Emas di Thailand
Berita berikutnya​Pertahankan Akreditasi “A”, UMY Peroleh Nilai Membanggakan