Inilah Alasan Solo Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah 2020

Prof.Yunahar Ilyas

Sangpencerah.id – ​Hajatan akbar lima tahunan Persyarikatan Muhammadiyah, Muktamar ke-48 Muhammadiyah akan dilangsungkan pada 2020 mendatang. Pemilihan Kota Solo sebagai tuan rumah didasari beberapa pertimbangan.

“Yang pertama karena PP menilai infrastruktur di Solo memadai dan juga siap untuk berbenah,” kata Ketua Bidang Tarjih, Tajdid, dan Tabligh PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas seusai tablig akbar dan peresmian masjid baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (3/12/2017).

Tablig akbar Hari Bermuhammadiyah se-Solo Raya ini, kata dia, merupakan pemanasan dari Muktamar mendatang.

Selain itu, menurutnya, muktamar ke 47 kemarin berlangsung di Makassar. “Biasanya bergantian, setelah luar Jawa kembali ke Jawa,” terangnya.

Penetapan berdasarkan Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 218/Kep/1.0/B/2017, tentang penetapan tuan rumah dan penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-48.

“Ditetapkanlah PWM Jawa Tengah sebagai tuan rumah dan Kota Surakarta sebagai tempat penyelenggara,” terangnya.

Tablig akbar Hari Bermuhammadiyah ini dihadiri puluhan ribu warga Muhammadiyah. “Peserta yang hadir 41 ribu, asumsinya setiap pimpinan daerah muhammadiyah Solo Raya dari 7 kota kabupaten minimal mengirim 3 ribu orang ,” jelas Sekretaris Rektor UMS, Anam Sutopo. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan sosialisasi Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo.(sp/red)