Dikawal Pemuda Muhammadiyah, Akhirnya Petani Karawang Peroleh Sertifikat Tanah

Sangpencerah.id – Masih ingat Petani Telukjambe Karawang yang dulu Tergusur dan Terlantar ?? Alhamdulillah dakwah enteng-entengan bela Mustad’afin Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bersama sahabat-sahabat lainnya, berbuah manis.

Pagi tadi, Rabu (1/11) Presiden Jokowi menunaikan janjinya, 200 petani karawang dapat izin mengelola tanah hutan negara untuk penghidupannya.

Sebelumnya, perjalanan panjang mendampingi dan advokasi para petani, Pemuda Muhammadiyah menampung mereka di Menteng, di mulai dari permintaan sahabat-sahabat LBH Jakarta agar Pemuda Muhammadiyah membantu para petani-petani Karawang tersebut.

PP Pemuda Muhammadiyah memutuskan untuk menampung sementara di Masjid At-Taqwa Gedung PP Muhammadiyah dengan bantuan berbagai pihak. Kemudian 60 hari ditampung di PCM Tanah Abang, tentu sekali lagi dengan kerjasama semua pihak, ortom-ortom Muhammadiyah dan organisasi keagamaan lainnya yang membantu secara bersama-sama. 

Pada momentum lain, PP Pemuda Muhammadiyah kemudian diundang oleh Presiden Jokowi. Dalam pertemuan di Istana Negara, Presiden menawarkan lahan untuk  dikelola oleh PP Pemuda Muhammadiyah. Namun, PP Pemuda Muhammadiyah menyampaikan berterimakasih dengan niat baik Pak Presiden mendorong kewirausahaan dikalangan anak Muda tersebut terutama kepada Pemuda Muhammadiyah.

PP Pemuda Muhammadiyah menyatakan perkenan Bapak Presiden mendahulukan memikirkan nasib 200 petani karawang dari Teluk Jambe yang ditampung Pemuda Muhammadiyah dan elemen masyarakat Sipil lainnya saja dulu, mohon perkenan untuk memberikan lahan kepada mereka yang telah kehilangan lahan karena konflik agraria dengan korporasi disana. 

Pak Presiden setuju dan segera memerintahkan kepada Pak Pratikno untuk mengurus semuanya, dan semua perkembangan terkait dengan upaya tersebut secara periodik Akan disampaikan Istana kepada Pemuda Muhammadiyah melalui Mensesneg.

“Setelah 2 bulan lebih petani Karawang di PCM Tanah Abang Pak Presiden  memanggil 3 menteri (mensos, lingkungan hidup dan Agraria) akhirnya 200 petani karawang dipulangkan ke  karawang dan mendapat pengawalan dari 3 kementerian tersebut”, ujar Sodikin, Korlap yang ditunjuk oleh PP Pemuda Muhammadiyah.

Tim PP Pemuda Muhammadiyah secara periodik tidak berhenti memantau perkembangan petani dipengungsian di Karawang, terus berkoordinasi dengan tim dari KSP dan kelompok masyarakat lainnya, sampai KSP mengabarkan bahwa pagi ini presiden akan beri sertifikat penggunaan lahan kepada  petani karawang dan meminta tim PP PM utk hadir menyaksikan, tim PP PM mengutus Sodikin, Anwar dan Lili.

“Alhamdullilah pagi tadi 200 petani Karawang tersebut memperoleh sertifikat haknya atas tanah langsung dari Presiden Jokowi, untuk memulai hidup baru Mereka di Karawang”, tegas Sodikin.

Satu yang terus teringat dibenak PP Pemuda Muhammadiyah adalah ketika para petani tersebut Pamitan kepada Ketum PP Pemuda Muhammadiyah ketika akan dipindahkan dari jakarta ke Karawang. “Bang Dahnil, Terimakasih atas semua bantuan Pemuda Muhammadiyah dan semua keluarga Muhammadiyah, kami mengundang Bang Dahnil datang nanti ke Karawang, Karena kami akan membentuk Ranting Muhammadiyah disana, meskipun kami bukan Warga Muhammadiyah, tapi sejak didampingi anak-anak Muhammadiyah kami merasa jadi orang Muhammadiyah”

“Kami yang mendengarkan tak kuat menahan haru, begitulah sejatinya watak Dakwah Muhammadiyah, hadir untuk Mustad’afin”, tutupnya.(sp/red)