Presiden Hadiri Rakornas Pondok Pesantren Muhammadiyah

sangpencerah,id – Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Muhammadiyah di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada (17/10/2017).

Joko Widodo melakukan kunjungan kerja dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi Nasional ke-2 Pondok Pesantren Muhammadiyah dengan tema “Pesantren Muhammadiyah sebagai Pusat Kaderisasi Ulama untuk Indonesia Berkemajuan”.

Diketahui, saat ini Muhammadiyah memiliki 200 pesantren yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keunggulan bangsa.

Selama kunjungan, Presiden RI di Pondok Pesantren Darul Arqam bertemu dengan 1.500 santri, dewan guru dan seluruh pengurus Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, 250 delegasi peserta Rapat Kerja dari 200 pesantren Muhammadiyah se-Indonesia serta 1.000 tamu undangan dari berbagai Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah se-Jawa Barat serta perwakilan sekolah menengah di Provinsi ini.

Presiden RI Joko Widodo, mengingatkan para pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah di Indonesia akan besarnya Indonesia.

“Mumpung bertemu dengan para pimpinan pesantren Muhammadiyah dari seluruh Indonesia, mohon diingatkan pada masyarakat, Indonesia adalah negara besar. Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” ujar Jokowi dalam dalam rapat koordinasi pondok pesantren Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut, Selasa (17/10/2017).

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Natsir dalam sambutannya menegaskan, banyak pemikiran-pemikiran cemerlang lahir dari lingkungan pesantren.

Karenanya Muhammadiyah akan terus berusaha membangun lembaga-lembaga pendidikan mulai dari pondok pesantren, madrasah-madrasah diniyah hingga boarding school.

Pada akhir kunjungan, Presiden melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Darul Arqam Garut.

Hal ini merupakan komitmen Pesantren Muhammadiyah dalam mewujudkan Indonesia berkemajuan.(trib/sp)

BAGIKAN
Berita sebelumyaMasjid Milik Muhammadiyah Dibakar di Bireuen Aceh
Berita berikutnyaKomnas HAM Keluarkan 11 Sikap Terkait Pembakaran Masjid Muhammadiyah