Pemuda Muhammadiyah : Warga Muhammadiyah Harus Mengemban Dakwah Islam

Sangpencerah.id – Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, Fauzan Qalam Ardhi, A.Md (Fauzan Azkhan) mengingatkan kepada Warga Muhammadiyah tentang Sejarah Terbentuknya KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) sebagai Suatu Sikap & Gerakan melawan G30SPKI.

Fauzan menegaskan, bahwa Semua Ortom-Ortom Muhammadiyah didirikan untuk mengemban Dakwah Islam dan Kemuhammadiyaan, oleh sebab itu Warga Muhammadiyah harus membela Dakwah Islam , Kemuhammadiyaan & Menjunjung Tinggi Cita-Cita Bangsa Indonesia , bukan malah membela Paham-Paham yang bertentangan dengan Agama Islam ataupun Bersikap tidak sejalan dengan Agama Islam.

“KOKAM didirikan sebagai Sikap Kesiapsiagaan Warga Muhammadiyah untuk Melindungi Umat Islam & Bangsa Indonesia dari Sikap yang dilakukan PKI pada G30SPKI, Oleh Sebab itu Warga Muhammadiyah harus senantiasa mengemban Dakwah Islam, menolak Kebangkitan PKI dan turut serta mewaspadai Paham-Paham Komunis,Marxisme,Leninisme dan Sejenisnya yang semuanya diharamkan oleh Ulama Pada Tahun 1957, bukan malah bersikap Pragmatis alias Uangnisme, dan Membela Paham-Paham yang dilarang Islam, serta Bersikap bertentangan dengan Nilai Islam” Ujar Fauzan.
.
Fauzan juga mengutip Apa yang dikatakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak bahwa Umat Islam Khususnya Warga Muhammadiyah jangan Tergoda Uangnisme.

“Saya mengutip pernyataan Ketua Umum Pp Pemuda MD, Kakanda Dahnil, bahwa Umat Islam Khususnya Warga Muhammadiyah jangan mudah goyah dengan Uangnisme , alias Penyakit Wahn, Cinta Dunia Dan Takut Mati, Bila Uangnisme sudah jadi Pola Pikir seseorang, maka Harga diri, Akidah, Prinsipnya akan Tergadai, Sehingga ia akan membela Kepentingan yang Tidak sejalan dengan Nilai Islam” Tutupnya.
.
Komunisme, leninisme, marxisme , semuanya dilarang dalam aturan di Bangsa Indonesia , termasuk Fatwa Haram Ulama Se-Indonesia Tahun 1957, Oleh sebab itu diharapkan Umat Islam Khususnya Warga Muhammadiyah senantiasa menegakn Dakwah Islam, Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, bukan membela Kemungkaran. (SP/OKU).

BAGIKAN
Berita sebelumyaMuhammadiyah Siap Lawan Komunisme
Berita berikutnyaDarul Arqam Dasar IMM Komisariat “Aufklarung” Teknik UMM